Tanya Dokter

  • Pengobatan diabetes disertai benjolan pada punggung

  •  Gilry
    Anggota

    Slamat sore dokter, sy ingn tanya mengenai penyakit diabetes kering yg diderita oleh bapa sy, dy mempnyai penyakit diabetes kering dan ada benjolan di punggung tp sdh dioperasi krn kt dokter yg meriksa hrs dioperasi tp stlh dioperasi bapa sy mlh smakin tdk masuk makanan & srg skl muntah tp tdk keluar...apa yg hrs sy lakukan dok. Trima ksh

    Halo,

    Sebenarnya tidak ada pengelompokan kondisi diabetes melitus (DM) menjadi diabetes kering dan basah.

    Masyarakat sering menganggap bahwa kondisi DM kering adalah kondisi dimana kadar gula di dalam darah sangat tinggi, namun tidak terjadi luka yang sulit sembuh. Sedangkan orang dengan DM basah, memiliki luka yang sulit sembuh dan sering memiliki komplikasi yang fatal.

    DM sendiri merupakan kondisi dimana jaringan tubuh tidak dapat menggunakan glukosa yang beredar di dalam pembuluh darah. Hal inilah yang membuat kadar gula di dalam darah meningkat, muncul keluhan cepat lapar, cepat haus, sering berkemih terutama di malam hari, turun berat badan secara drastis, penurunan massa otot, mudah lelah, pandangan kabur, dan mudah mengalami infeksi di seluruh tubuh.

    Terdapat beberapa tipe DM yaitu DM tipe I, DM tipe II, DM Gestasional, dan DM tipe lainnya.

    Keempat tipe DM tersebut sama-sama memiliki kondisi dimana kadar gula di dalam darah sangat tinggi. Namun setiap tipe DM memiliki penyebab yang berbeda, proses perjalanan dan gejala penyakit yang berbeda sehingga membutuhkan penanganan medis spesifik.

    DM tipe 1 merupakan kondisi autoimun dimana sistem kekebalan tubuh merusak sel-sel penghasil insulin di pankreas. Kondisi ini membuat orang dengan DM tipe 1 membutuhkan insulin sejak masa anak-anak dan remaja. DM tipe 1 dapat dikontrol dengan baik bila ditangani secara optimal dan menyeluruh.

    Sedangkan DM tipe 2 lebih sering dicetuskan oleh gaya hidup yang tidak sehat (kegemukan/obesitas, tidak berolahraga teratur, stress fisik dan emosional), sehingga terjadi resistensi insulin di jaringa tubuh dan kerusakan sel penghasil insulin di pankreas secara perlahan.

    DM gestasional muncul saat kehamilan dan DM tipe lainnya dipicu oleh kondisi di luar pencetus yang menyebabkan ketiga tipe DM yang sudah dijabarkan sebelumnya.

    Penanganan yang sesuai tentu dibutuhkan untuk mengontrol kadar gula di dalam darah dan menghambat/memperlambat komplikasi kerusakan pembuluh darah, saraf dan organ vital akibat kadar gula darah yang sangat tinggi.

    Keluhan mual dan muntah tidak selalu berhubungan dengan komplikasi paska operasi yang baru saja Ayah Anda lakukan. Namun dapat juga berhubungan dengan masalah lambung yang sering merupakan komplikasi dari DM yang tidak terkontrol (di masa lalu maupun saat ini). Selain itu dapat juga disebabkan oleh gejala yang muncul akibat infeksi luka operasi, sakit maag, GERD, infeksi saluran cerna, alergi makanan, efek samping obat tertentu.

    Penanganan medis mual dan muntah harus berdasarkan diagnosis dan penyebab penyakit yang memicu muncul mual muntah. Hal ini tentu membutuhkan pemeriksaan medis langsung. Konsultasikan hal ini dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internis) yang menangani Ayah Anda selama ini. Akan lebih baik lagi bila Dokter Internis tersebut bekerja di RS/Klinik Utama yang sama dengan Dokter Spesialis Bedah yang melakukan operasi pada benjolan di punggung Ayah Anda.

    Karena Dokter Spesialis Bedah Ayah Anda yang paling mengetahui diagnosis dan penyebab benjolan serta kemungkinan komplikasi paska operasi yang beliau lakukan.

    Selama di rumah, lakukan beberapa tips untuk mengatasi mual dan muntah :

    • Konsumsi makanan dalam jumlah sedikit namun sering. Boleh menyamil buah dan sayur bila Ayah Anda tidak berselera makan makanan berat. Namun tetap tawarkan lauk sebagai sumber protein seperti daging ayam, daging sapi dan telur yang diolah tanpa menggoreng dalam minyak banyak.
    • Setelah muntah, tunggu beberapa saat untuk makan kembali. Usahakan makan dalam porsi kecil dengan perlahan-lahan.
    • Perbanyak konsumsi cairan dengan minum air putih dan konsumsi makanan berkuah. Berikan oralit bila Ayah Anda muntah dalam jumlah banyak, lebih dari 4x dalam sehari.
    • Boleh mengkonsumsi air jahe hangat untuk meredakan mual.
    • Setelah makan, hindari langsung berbaring.

     

    Lebih lanjut mengenai penjelasan diabetes kering dapat dibaca dalam artikel Alodokter ini.

    Demikian info yang dapat Kami sampaikan, semoga membantu Anda. 

    Salam sehat, Dr Caecilia Haryu Aryapti.