Tanya Dokter

  • vagina terasa nyeri perih dan terasa panas

  • Dok, sya mau tanya. Sbelum nya sya melakukan hub sex, selang hampir 2 minggu tbtb vagina saya merasa nyeri jika ditekan dan juga agak perih dan terasa panas.apakah ada hubungannya dok? Terlebih lagi jika dibuat jongkok atau duduk lama rasa panas dan perih nya terasa sekali? Selama 2 minggu sya selalu makan pedas terus juga, apakah itu juga berpengaruh dok? Hal pertama yg hrs sya lakukan apa? Ataukah sya beli obat pereda nyeri? Sya cari tahu diweb kenapa bisa nyeri tetapi banyak gejalanya dok dan kurang paham. Mohon dijawab dok. Terimakasih

    Selamat pagi, terima kasih telah bertanya di Alodokter. Betul bahwa satu gejala seringkali mewakili banyak penyakit. Untuk itulah agar dapat memiliki diagnosis yang pasti, seorang dokter selain menggali gejala melalui riwayat, dokter juga membutuhkan pemeriksaan fisik dan kadang penunjang untuk bisa mengetahui kearah mana kecenderungan kondisi Anda. Diantara penyebab nyeri pada vagina adalah:

    • Cedera saat berhubungan seksual
    • Infeksi pada vagina
    • Infeksi menular seksual
    • Infeksi pada kelenjar vagina
    • Radang panggul

     

    Yang jelas dari semua kemungkinan itu, konsumsi makan pedas agaknya tidak terlalu berpengaruh. Karena memang sistem pencernaan tidak terhubung dengan vagina, rahim dan lainnya sebagai sistem reproduksi wanita.

    Mengenai hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah mengonsumsi obat antinyeri. Obat antinyeri yang disarankan adalah paracetamol karena ini obat paling aman. Obat lain biasanya membutuhkan resep dokter atau menimbulkan ketergantungan bila dipakai tanpa pengawasan dokter. Meskipun begitu, selalu baca aturan pakai yang tertera pada bungkus paracetamol yang Anda miliki.

    Selanjutnya bila kondisi ini tidak membaik setelah 1-2 minggu, atau nyeri pada vagina Anda diikuti pembengkakan pada beberapa bagian, muncul benjolan, keluarnya keputihan yang tidak biasa atau pendarahan diluar siklus menstruasi, saran kami periksakan kondisi Anda ke dokter kulit dan kelamin untuk menyingkirkan hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara itu sebaiknya Anda tidak berhubungan seksual terlebih dahulu, menjaga kebersihan alat kelamin Anda, dan mencuci kemaluan Anda dari arah depan ke belakang. Semoga Anda lekas sembuh.

    Sekian, semoga membantu.

    dr. Amadeo D. Basfiansa