Tanya Dokter

  • Penyebab perut kembung disertai susah buang air besar yang sudah menahun

  •  Inda b
    Anggota

    Hallo Dokter.. Saya Inda Usia saya 41 tahun. Dokter saya mempunyai keluhan, saya merasakat sakit ini sudah sekitar 2 tahun lebih Saya sering merasakan kembung di bagian atas perut dan terasa kencang, disertai denyut, susah buang air besar.. Jika saya mengalamai kembung dan terasa kencang dibagian atas perut, dan saat saya membuang gas, atw kentut terasa sedikit lega.. Tolong berikan penjelasan

    Hai Inda,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Konstipasi (sembelit) bisa menyebabkan berbagai sensasi tidak nyaman di perut, mulai dari kembung, begah, kencang, keras, melilit, berdenyut-denyut, dan sebagainya. Konstipasi ini bisa terjadi karena banyak faktor, mulai dari kurang minum, jarang mengkonsumsi serat, kurang gerak, sering menahan hasrat untuk buang air besar, efek samping obat, tekanan psikologis, hingga karena adanya suatu penyakit, misalnya hipotiroidisme, kanker otot besar, stroke, cidera syaraf tulang belakang, dan sebagainya.

    Pertanyaannya saat ini, sudah berapa lama Anda tidak BAB? Apakah sampai melebihi 1 minggu lamanya? Lantas, adakah keluhan lain yang Anda alami, misalnya muntah, nyeri perut hebat, sulit buang angin, penurunan berat badan drastis, benjolan di perut, dan sebagainya?

    Apabila konstipasi baru terjadi kurang dari 1 minggu, dan tidak ada keluhan-keluhan di atas yang Anda alami, maka selain karena konstipasinya, bisa juga keluhan-keluhan Anda dicetuskan oleh faktor lain, contohnya:

    • Dispepsia fungsional (peningkatan asam lambung yang tidak diketahui jelas pencetusnya)
    • Gastritis, tukak lambung (radang atau luka pada lambung)
    • Kolangitis (radang empedu)
    • Kanker lambung (tumor ganas pada lambung)
    • Sindroma iritasi usus
    • Tumor intraabdomen
    • Radang usus
    • Appendisitis (radang usus buntu)
    • Malabsorpsi atau intoleransi makanan
    • Kelainan pada organ lain selain saluran cerna, contohnya kista ovarium, mioma, gangguan psikosomatis, dan sebagainya

    Anda sebaiknya memeriksakan diri langsung ke dokter supaya bisa dilakukan penanganan yang tepat atas keluhan Anda. Biasanya, tidak hanya pemeriksaan fisik, dokter pun akan menyarankan Anda menjalani tes tambahan, misalnya tes darah, rontgen, USG, kolonoskopi, dan sebagainya untuk mendeteksi kemungkinan penyakit berbahaya.

    Anda bisa jalani dulu beberapa upaya di bawah agar keluhan membaik:

    • Kurangi konsumsi makanan atau minuman yang memicu produksi banyak gas di saluran cerna, contohnya umbi-umbian, kol, sawi, kafein, soda, cokelat
    • Kurangi juga konsumsi makanan yang pedas dan berminyak
    • Jangan stres berlebihan
    • Minum lebih banyak 1,5 hingga 2 liter perhari
    • Kompres perut yang kembung dan tidak nyaman dengan air hangat
    • Tidak memijat perut yang kembung
    • Aktif bergerak, berolahraga, jangan terlalu banyak diam
    • Jauhi alkohol

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah