Tanya Dokter

  • Merasa risih dengan lawan jenis, tanda trauma kah ?

  • Saya pernah mengalami pengalaman buruk soal berpacaran. Karna terlalu sayang saya jadi rela melakukan apa saja. Bisa di bilang kami melakukan hubungan suami istri tapi tidak sampai sejauh itu. Berulankali dia meminta lebih tapi saya menolak sampai akhirnya dia meninggalkan saya. Semenjak itu saya jadi menjauhi lawan jenis, merasa risih bila di dekati. Saya merasa takut dan selalu berfikir negatif sejak saat itu. Apa itu termasuk trauma?

    Salam,

    Dari info yang Anda sampaikan, apa yang anda lakukan sebelumnya merupakan yang benar dan tepat, karena Anda mempunyai prinsip dan nilai-nilai yang lebih tinggi dari pada pacar Anda sebelumnya berkaitan dengan hubungan sosial, kehormatan, harga diri dan juga nilai agama walaupun Anda sangat mencintai pacar Anda dalam sudut pandang yang wajar. Sehingga dengan adanya dasar pemikiran seperti ini, apa yang Anda lakukan sebelumnya merupakan langkah yang benar, dan apa yang Anda  alami saat ini kemungkinan bukan merupakan suatu trauma.

    Bila Anda mengalami trauma, maka kecemasan akan membayangi Anda sampai perasaan putus asa dapat Anda rasakan. Sehingga kondisi Anda saat ini secara umum mungkin tidak terpengaruh oleh masa lalu yang menyakitkan atau mengecewakan bagi Anda sampai terjadi post trauma stres disorder.

    Bentuk komitemen yang Anda jalani saat ini kemungkinan merupakan suatu bentuk pembelaan ego Anda. Ego merupakan prinsip psikis individu yang dipengaruhi oleh rialitas dan penyesuaian terhadap frustasi yang dihadapi. Sehingga pembelaan ego merupakan suatu bentuk pembelaan dan pertahanan psikis Anda dari resiko faktor luar yang dapat merongrong prinsip hidup Anda. 

    Sedangkan perasaan jijik bila ada yang mendekati Anda, dapat disebabkan oleh perasaan kecewa, pembelaan ego Anda, serta Anda belum dapat mengikhlaskan perasaan Anda. 

    Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengikhlaskan kekecewaan dan rasa sakit hati yang pernah Anda alami, sehingga Anda menyadari bahwa masih banyak laki-laki yang baik karena agamanya. Bila Anda mencari laki-laki yang baik karena wajahnya, maka resiko masa lalu mungkin dapat berulang. Namun, bila Anda mencari atau mendapatkan seorang pria karena agamanya,maka Anda dapat berharap agama akan melindungi Anda berdua dan juga dari pertahanan ego Anda terhadap kehidpan sosial Anda.

    Bila Anda membutuhkan bantuan profesional, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kesehatan jiwa atau psikolog. Dokter dan atau psikolog akan membantu Anda membentuk kebaikan dalam hati dan pikiran Anda, sehingga Anda dapat menjalani kehidupan sosial yang baik yang disetai nilai dan moralitas.

    Demikian info yang bisa kami sampaikan, baca juga defense mechanisms.

    dr.Ulfi