Tanya Dokter

  • sakit kepala bagian atas dan telinga terasa berdenging

  •  jjames
    Anggota

    Pagi dok, saya ingin bertanya. Sudah lebih 3 minggu ini saya sakit. Saya sudah ke dokter, dan dokter menduga saya terkena tipes. Keluhan saya: Saya merasa sakit kepala dibagian ubun-ubun dan belakang kepala, kadang sampai telinga berdenging. Tengkuk sampai bahu saya terasa panas, sakit perut hebat dibagian atas (kanan dan kiri) terutama bagian kanan atas, merasa demam walaupun dicek suhu ternyata normal, kadang berkeringat dingin, terkadang sakit dan sesak dibagian dada serta merasa sangat lemas. Saya cek widal, sgot/sgpt, dan darah rutin, hasilnya s.typhi O >= 1/320, s.typhi H 1/160, s.paratyphi AO 1/160, s.paratyphi AH (negatif), s.paratyphi BO 1/180, s.paratyphi BH 1/40, s.paratyphi CO 1/40, s.paratyphi CH (negatif) Sgot/sgpt dan trombosit sangat-sangat normal, Limfosit saya diatas normal, dan leukosit saya dibawah normal. Yang mau saya tanyakan, apakah saya tipes? Kalaupun iya, sangatlah aneh kalau saya kena tipes tapi saya tidak mengalami gejala demam tinggi, mual, muntah, diare/konstipasi, dan tidak nafsu makan yang biasa saya alami ketika terkena tipes (berhubung saya sudah pernah tipes 4 kali). Mohon bantuannya dokter, terima kasih.

    Hallo James

    Dalam menentukan diagnosis (kondisi penyakit) maka dokter perlu membandingkan segala informasi yang didapatkan melalui anamnesis (wawancara medis), pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (contohnya lab darah). Suatu diagnosis tidak bisa ditentukan hanya dari salah satu informasi saja misalnya hanya melihat lab darah saja tanpa melakukan pengkajian lainnya. 

    Penyakit tifus, terjadi akibat infeksi bakteri Salmonella typhi yang pada umumnya masuk kedalam tubuh akibat menelan makanan/minuman yang telah terkontaminasi bakteri tersebut, penyakit ini memang khas mempunyai gejala berupa demam tinggi, mual-muntah, maupun masalah pencernaan dan penurunan nafsu makan. Akan tetapi kemampuan tubuh setiap orang dalam menghadapi suatu penyakit tentunya berbeda-beda setiap orang, sehingga meskipun memiliki kondisi penyakit yang sama ada yang memiliki seluruh gejala tersebut, ada juga yang hanya sebagian, atau bahkan ada juga hanya hanya tampak sakit ringan sehingga masih tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

    Itulah mengapa sebelum memeriksakan suatu pemeriksaan penunjang sebaiknya memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu, agar bisa didapatkan informasi dasar dari sesi wawancara medis terarah dan juga pemeriksaan fisik dasar, barulah jika dokter masih belum mendapatkan dasar yang cukup untuk menentukan diagnosis penyakit maka akan di rencanakan untuk dilakukan pemeriksaan yang dicurigai berdasarkan dari informasi sebelumnya, jadi tidak perlu semua jenis pemeriksaan di akan periksa.

    Dari hasil lab Anda didapatkan bahwa adanya antibodi terhadap bakteri penyebab tifus, yaitu dengan adanya peningkatan jumlah nilai S.Typhy O lebih dari 1/320 dan S.Typhi sebesar 1/160. Diagnosa penyakit tifus bisa ditegakkan apabila ditemukan nilai kadar  test widal lebih 1/320 disertai dengan gejala dan pemeriksaan fisik yang mendukung. Mengapa demikian, karena penyakit tifus cukup endemis di Indonesia, sehingga ada kondisi dimana orang sehat pun tetap memiliki kadar widal yang tinggi meskipun orang tersebut dalam kondisi sehat. Selain itu pemeriksaan hasil lab termasuk widal tidaklah 100% akurat menggambarkan keadaan yang sebenarnya dialami oleh tubuh. Maka itulah James diharapkan untuk memeriksakan diri secara langsung ke dokter.

    Semoga bermanfaat

    dr. Arnold