Tanya Dokter

  • sakit tenggorokan saat menelan makanan atau minuman

  • Selamat pagi dok. Saya beberapa hari ini sedang sakit tenggorokan yg terasa sakit apabila menelan makanan ataupun minuman. Kata mama saya mungkin hanya radang tenggorokan saja. Tapi sejak kemarin muncul seperti luka kecil di jari tangan, lengan, wajah, hingga kulit kepala yg perih bila dipegang dan kisaran besar diameternya hanya 4-5 mm. Apakah hal tersebut termasuk gejala radang tenggorokan? Atau dapat menjadi indikasi akan menjadi masalah serius?

    Halo Eugenia,

    Terima kasih atas pertanyaannya. Sakit tenggorokan saat menelan pada umumnya disebabkan oleh radang tenggorokan atau radang amandel. Kedua kondisi ini pada dapat disebabkan infeksi virus atau bakteri atau iritasi akibat asap rokok, polusi udara, dan lainnya. Keluhan ini dapat disertai dengan demam, batuk, pilek, pembengkakan kelenjar getah bening, pembengkakan amandel, sakit kepala, tidak nafsu makan. Radang tenggorokan atau radang amandel pada umumnya dapat ditangani sendiri di rumah. Anda dapat melakukan anjuran berikut:

    • beristirahat dengan cukup, hindari aktivitas fisik berlebihan
    • menghindari makanan pedas dan berminyak
    • perbanyak konsumsi makanan yang bergizi
    • konsumsi suplemen vitamin jika perlu
    • perbanyak konsumsi air putih
    • konsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen jika sakit tenggorokan memburuk atau jika Anda mengalami demam

    Luka kecil yang muncul pada bagian tubuh Anda yang lain tidak termasuk gejala radang tenggorokan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh:

    • iritasi
    • dermatitis, atau peradangan pada kulit
    • gigitan serangga
    • cacar air
    • impetigo, atau infeksi bakteri pada kulit
    • dan lainnya

    Anda dapat berkonsultasi dengan dokter jika luka ini semakin bertambah banyak dan tidak kunjung membaik. Dokter perlu memeriksa luka yang Anda maksud sehingga dokter dapat memastikan penyebabnya. Konsultasikan juga dengan dokter mengeani sakit tenggorokan Anda terutaman jika keluhan ini tidak membaik lebih dari 2 minggu atau disertai dengan demam tinggi selama beberapa hari berturut-turut. Dokter akan menentukan penanganan selanjutnya setelah memeriksa Anda. 

    Semoga informasi ini berguna.

    Dr. Aloisia