Tanya Dokter

  • cara membersihkan kotoran hidung,telinga, dan mulut bayi yang tepat

  • Dok sy mau tanya apakah membersihkan kotoran pd hidung tlinga dn area mulut pd bayi umur4bln itu waib ..krn bayi sy klo sy bersihkan hidngny susah ..kalau tdk dbersihkan apa ada dampaknya..krn mertua sy melarang membersihkn ny ktanya nnt sawanan apakah benar?mhon jwbnny dok trims

    Hai Iftah,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Menjaga kebersihan memang sangat penting peranannya dalam menjaga kesehatan, terlebih bagi bayi yang daya tahan tubuhnya relatif masih lemah.

    Membersihkan mulut bayi perlu Anda lakukan, bahkan sebelum gigi bayi Anda tumbuh. Hal ini dikarenakan, sisa ASI yang mungkin menumpuk di rongga mulutnya berpotensi menjadi lahan yang baik bagi mikroorganisme patogen untuk berkembang biak. Salah satu mikroorganisme penyebab penyakit di rongga mulut yang tersering adalah jamur Candida sp. Di samping itu, mikroorganisme lain bisa juga menginfeksi mulut dan bisa memunculkan berbagai keluhan, mulai dari munculnya bercak keputihan atau kemerahan di mulut, bau napas tidak sedap, sariawan, malas menyusu, demam, bayi rewel, dan sebagainya. 

    Untuk menjaga kebersihan mulutnya, Anda bisa menggunakan kain kassa bersih yang diusapkan di lidah dan dinding rongga mulutnya. Lakukan hal ini saat memandikan bayi Anda, yakni di waktu pagi dan sore hari. Bersihkan juga mulut bayi Anda setiap usai menyusu dan menjelang tidur. Saat bayi Anda sudah tumbuh gigi (biasanya usia 5 bulan ke atas), Anda bisa gunakan sikat gigi khusus bayi dan juga pasta gigi yang tidak mengandung flouride supaya aman bila tertelan. Saat bayi sudah berusia 6 bulan, bantu juga jaga kebersihan mulutnya dengan memberinya banyak minum air putih. Periksakan kesehatan gigi dan mulut bayi Anda ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali. Tidak ada keterkaitan langsung antara kebiasaan membersihkan mulut bayi dengan sawan (demam).

    Berbeda dengan mulut, kebersihan area hidung dan telinga sesungguhnya tidak perlu dilakukan secara khusus. Anda hanya perlu memastikan bahwa tidak ada kotoran atau sel kulit mati menempel di hidung dan telinga bayi Anda. Caranya bisa dengan mengelapnya menggunakan handuk bersih ketika habis mandi lalu dikeringkan. Bila bayi Anda sedang mengalami hidung berair atau tersumbat, Anda bisa gunakan alat penyedot ingus khusus bayi yang banyak dijual di toko perlengkapan khusus bayi. Bersihkan juga sisa lendir yang kerap mengerak di sekitar rongga hidungnya, namun lakukan dengan perlahan agar tidak menimbulkan perih dan luka. Untuk telinga, Anda perlu membersihkan juga lekukan-lekukan di aurikula (daun telinga) serta bagian belakang telinga yang kerap menjadi tempat menumpuknya kotoran.

    Tidak disarankan mengorek-ngorek lubang hidung maupun lubang telinga bayi secara berlebihan, misalnya menggunakan cotton bud atau kawat. Karena, di samping berisiko menyebabkan peradangan, bisa juga hal ini justru membuat kotoran di hidung dan telinga bayi Anda semakin menggumpal dan masuk lebih dalam.

    Sekian penjelasan dari kami. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah