Tanya Dokter

  • mengatasi sembelit pada bayi usia 10 bulan

  • Dear dokter,

    Saya memiliki anak perempuan usia 11 bulan. Akhir-akhir ini, sekitar 2-3 mingguan, dia sering sembelit bahkan bisa disebut setiap BAB. Sehingga, saya sering memberinya obat pencahar dari apotik.

    Hingga saat ini, saya belum mengetahui penyebabnya apa. Jika makanan, saya tidak memberi makanan yang macam-macam, hanya sebatas susu formula (sebagai pengganti ASI selama ditinggal bekerja), ASI, dan MPASI. Tapi saya akui, bahwa anak saya ini bisa dibilang kurang minum air putih, terlebih lagi jika saat dia diasuh oleh saudara (jauh dari pengawasan saya).

    Sebaliknya, anak saya kuat banget minum susu formulanya. Apakah itu penyebab seringnya sembelit yang dialami anak saya? Jika iya, apakah saya harus mengganti merk sufor atau adakah cara lain untuk mengatasinya?

    Terima Kasih,

     

    Regard,

    Liska

     

    Halo Liska, Terima kasih sudah bertanya di Alodokter.

    Bayi dikatakan mengalami sembelit jika bayi BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu. Ciri lainnya adalah feses yang terlihat keras, dan bayi terlihat mengejan ketika BAB. Sembelit pada bayi dapat disebabkan oleh:

    • makanan padat yang mulai dikenalkan pada bayi
    • kurangnya konsumsi air putih
    • konsumsi susu formula yang memiliki komposisi yang berbeda dengan ASI
    • mengalami kondisi medis tertentu seperti: alergi susu sapi, penyakit Celiac, hipotiroidisme, kadar kalsium yang tinggi dalam darah

    Anda dapat mencoba cara-cara berikut ini:

    • berikan makanan berserat tinggi pada anak Anda; berikan sayuran atau buah-buahan yang dihaluskan
    • tingkatkan pemberian air putih
    • berikan laksatif alami seperti jus buah prune. Jus buah prune dapat dicampur dengan buah lain seperti apel atau aprikot

    Jika kondisi ini tidak kunjung membaik, silakan Anda berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis anak Anda sebelum mengganti susu formulanya karena belum tentu penyebabnya adalah susu formula yang dikonsumsi saat ini. Dokter perlu menanyakan riwayat kesehatan anak Anda dan melakukan pemeriksaan sebelum menyarankan penanganan selanjutnya. Hindari penggunaan obat pencahar tanpa anjuran dokter ya.

    Semoga informasi ini berguna.

    Dr. Aloisia