Tanya Dokter

  • Efek tidak mendapat suntik TT saat hamil

  • Assalamualaikum dok. usia saya 24 tahun dan sedang mengandung 39w. Namun sampai sekarang saya tidak mendapan suntikan TT dari bidan tempat saya priksa setiap bulannya. Dan waktu menikah dulu pun yang biasanya calon pengantin jaman dulu selalu diberikan suntukan TT tp tidak dgn saya. Saat saya tanya ke petugas KUA..beliau menjawab katanya untuk kelahiran 1990 an ke atas sudah tidak perlu melakukan suntik TT karna sudah lengkap waktu SD dulu. Saat saya konfirmasi ke petugas puskesmas pun jawabannya juga demikian. Apakah benar2 tidak apa2 dok kalau saya tidak suntik TT lagi ?? Terima kasih sblumnya dok 🙏🙏

    Halo Ibu Lenie, 

    Vaksin tetanus toxoid (TT) dilakukan untuk mencegah penyakit tetanus neonatorum. Bakteri yang menyebabkannya adalah Clostidrium tetani, yang berada pada semua jenis tanah terutama yang mengandung pupuk kandang, debu rumah, besi berkarat, dll. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka.

    Di masa lalu, penyakit ini banyak terjadi di negara berkembang, termasuk di Indonesia karena proses persalinan banyak dilakukan oleh tenaga non medis dengan peralatan yang kurang steril. Saat ini, kesadaran masyarakat akan melakukan persalinan di fasilitas kesehatan dengan tenaga medis sudah tinggi, dan penyakit ini sudah jarang ditemukan kecuali pada daerah yang masih melakukan persalinan oleh dukun/penolong lain yang tidak terlatih atau di lingkungan yang kurang bersih. Di masa lalu juga cakupan imunisasi tetanus tidak seluas saat ini.

    Meski begitu, imunisasi TT tetap disarankan. Pada kehamilan pertama, suntikannya sebanyak 3 kali dengan jarak 4 minggu. Waktu pemberiannya dapat berbeda-beda, tetapi biasanya imunisasi pertama diberikan selambatnya pada usia 7 bulan mengingat imunisasi kedua jaraknya harus minimal 4 minggu. 

    Saat ini pemberian imunisasi Anda memang sudah sedikit terlambat. Namun Anda bisa berkonsultasi pada dokter kandungan Anda mengenai apakah Anda membutuhkannya atau tidak. Bisa saja dilakukan imunisasi saat ini, tetapi perlindungannya kurang maksimal. Pastikan saja Anda melahirkan di fasilitas kesehatan, yang tentunya sudah memiliki prosedur sterilisasi untuk mencegah penyakit tetanus ini. 

    Baca juga: Wanita Hamil Vaksin Tetanus

    Salam, 

    dr. Mega