Tanya Dokter

  • Perasaan sedih ketika di tinggalkan

  • Selamat Pagi Dokter Ibu saya sering kali mengeluarkan kata² kotor dan tidak sopan kepada anak cucunya, sering marah². Namun apabila kami tinggalkan, beliau merasa sangat sedih. Sekarang ini, semua saudara² saya menjauhi ibuk saya karena merasa tersinggung dg ucapan dan perilaku Ibuk saya. Bahkan mereka sudah tidak mau datang ke rumah saya. Tidak mau bertemu ibuk saya. Yang memprihatinkan lagi, anak² saya yg masih kecil, masih kelas 3 SD, sudah tidak mau kalo Neneknya ada di rumah saya. Mereka merasa tidak nyaman dg keberadaan Neneknya sendiri. Dan ini di sampaikan oleh anak saya sendiri dan juga anak keponakan saya. Seringkali, Ibuk saya bertengkar dengan cucunya yg masih bocah layaknya Anak² kecil saling bertengkar karna memperebutkan mainan. Saya semakin khawatir dg kondisi psikologi ibuk saya Dok. Apakah dari gejala² diatas, benar Ibuk saya mengalami penyakit Bipolar? Mohon bantuan nya ya Dok, Terimakasih

    Selamat malam, terima kasih telah bertanya di Alodokter. Sebelumnya perlu diketahui apa yang disebut dengan gangguan bipolar. Gangguan bipolar adalah salah satu gangguan mental dimana penderitanya memiliki dua kutub perasaan yang berseberangan. Secara sederhana, disatu sisi dia terlihat sangat sedih (depresi) dan disisi lain ia terlihat sangat ceria dan bersemangat (manik/hipomanik). Dan perubahannya itu sangat ekstrem dan terkadang tanpa sebab yang jelas.

    Diantara faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kondisi ini adalah:

    • Stress tingkat tinggi
    • Pengalaman traumatik
    • Kecanduan alkohol
    • Riwayat keluarga dengan keluhan mental
    • Memiliki kepribadian tertentu
    • Riwayat gangguan mental lainnya

     

    Pada kasus ibu Anda, kami rasa tidak terlalu menggambarkan kondisi bipolar karena ibu Anda menunjukkan kesedihan hanya ketika ditinggalkan, dan bukannya memiliki perasaan yang berganti-ganti. Namun bukan berarti ibu Anda tidak memiliki gangguan tertentu. Keresahan orang-orang disekitar Anda adalah buktinya. Sayangnya, tanpa pemeriksaan yang memadai, sulit memastikan kondisi ibu Anda.

    Saran kami, cobalah bawa ibu Anda ke psikiater. Sampaikan bahwa ada dokter yang ingin mengobrol dengannya. Atau bila sulit, setidaknya coba Anda dan pasangan terlebih dahulu yang berkonsultasi dengan psikiater dengan menceritakan kasus ibu Anda. Psikiater Anda nanti akan memikirkan cara terbaik untuk membujuk ibu Anda agar bisa diperiksa secara menyeluruh. Ceritakan juga pada psikiater Anda nanti bagaimana perilaku ibu Anda dulu, sejak kapan ia kasar seperti ini, apakah ada kondisi yang memicunya atau tidak. Apakah sempat ada kejadian yang benar-benar mengguncang pikirannya atau tidak. Sementara itu, tanpa mengurangi pemahaman kami bahwa berada di sekitar orang yang berperilaku seperti itu tidak menyenangkan, menjauhi dan meninggalkannya bukanlah solusi. Ibu Anda sedang butuh pertolongan dari keluarganya meski secara tampakan luarnya tidak bersahabat. Sehingga cobalah untuk bersabar dahulu, dan bujuk agar mau menemui psikiater. Semoga Anda dan keluarga sehat selalu.

    Sekian, semoga membantu.

    dr. Amadeo D. Basfiansa