Tanya Dokter

  • Cara menyembuhkan kejang

  •  Madrofik Fza
    Anggota

    dok saya pnya anak usia 1,5 thn anak saya sudah kejang 4x waktu usia 8 bln saat dia tidur dok setelah keluar dri rmh sakit sampe usia 1,5 thn kejangnya sudah g prnah tpi knpa skrang bsa kambuh lagi kejangnya padahal wktu msh sore anak saya masih bercanda dengan sepupuhnya sampe tertawa dok kalau dia tidur tangn atau kakinya suka trsentak sendiri dan itu selalu berulang tiap dia tidur kenapa itu bisa terjadi lagi dan apa yang saya harus lakukan untuk menyembuhkan penyakit anak saya secara total dok?

    Hai, Kejang merupakan kontraksi otot secara tidak terkendali yang dihasilkan akibat sinyal listrik yang dikirimkan oleh otak ke saraf. KDS (Kejang Demam Sederhana) merupakan kejang yang terjadi saat demam, berlangsung singkat (beberapa detik sampai 15 menit), kejang tipenya umum (terjadi di seluruh tubuh) dan tidak berulang dalam 24 jam (dalam sehari hanya terjadi sekali). Kejang demam umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 3 tahun. 33% anak yang mengalami kejang demam akan mengalami kejang berulang. Faktor resiko untuk kejang demam yang berulang adalah:

    • Kejang demam pertama terjadi pada usia dini
    • Pada saat kejang demam yang pertama suhu tubuh relatif rendah (demam tidak tinggi)
    • Riwayat kejang demam dalam keluarga
    • Jarak waktu yang singkat antara munculnya demam hingga terjadinya kejang
    Pada kejang demam, faktor penting yang harus diperhatikan adalah mengontrol demam yang dapat memicu terjadinya kejang. Demam yang timbul harus segera ditangani dan dicari sumber penyebabnya serta diobati dengan baik. Jawaban selengkapnya atas pertanyaan Anda dapat dibaca pada laman diskusi dengan topik serupa berikut ini: Diskusi kejang demam pada anak Jika anak mengalami demam atau kejang terjadi berulang segera bawa anak Anda ke Dokter untuk menelusuri penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan kontrol yang baik maka resiko terjadinya kejang demam yang berulang dapat dicegah dan ditangani secara dini. Baca artikel dengan topik terkait: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman