Tanya Dokter

  • endometriosis ringan

  •  rafika sari
    Anggota

    Selamat siang dok.. Saya mau bertanya. Kemarin saya usg karena ingin memeriksakan keadaan saya yang selalu sakit saat menstruasi. Saat menstruasi datang saya tidak bisa beraktivitas, sangat sakit dan perut bagian bawah terasa panas. Lalu dari hasil usg dokter bilang uterus saya sedikit membesar dengan ukuran "uterus L 6,78cm dan uterus H 4,34cm" dan di diagnosa endometriosis ringan. Saya bertanya pada dokter tersebut apakah bahaya? Kata dokternya tidak. Yang saya ingin tanyakan apakah benar tidak membahayakan? Karena saya sangat cemas dengan keadaan ini. Apakah saya bisa sembuh? Dengan cara seperti apa? Dan apakah saat saya menikah saya bisa hamil? Terimakasih dokter.

    rafika sari  dr. Devika Y
    Dokter

    Halo Rafika,

    Endometriosis merupakan suatu kondisi dimana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Lapisan dinding yang tumbuh di luar rahim ini setiap siklus menstruasi juga akan mengalami penebalan dan kemudian luruh juga saat menstruasi, tetapi darah yang ada tidak bisa keluar karena letaknya di luar rongga rahim. Darah yang mengendap ini bisa mengiritasi jaringan disekitarnya dan memicu timbul jaringan parut atau bekas iritasi.

    Gejala endometriosis diantaranya yaitu sangat nyeri saat menstruasi, perdarahan menstruasi banyak, nyeri perut bawah, nyeri pinggul, nyeri saat berhubungan intim, nyeri saat buang air besar atau kecil, terkadang terdapat darah pada urin atau feses, perut kembung, dan perdarahan di luar siklus menstruasi. Pada sebagian kasus wanita dengan endometriosis tidak mengalami gejala tertentu.

    Untuk mendiagnosis endometriosis, dokter akan melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang dengan USG dan bila perlu dilakukan laparoskopi untuk mengambil sampel jaringan kemudian diperiksa lebih lanjut di lab.

    Penanganan untuk endometriosis secara umum adalah untuk mengurangi hejala, meningkatkan kesuburan, dan mencegah kekambuhan. Beberapa penanganan yang mungkin diberikan misalnya obat pereda nyeri, obat-obatan terapi hormon, dan operasi untuk mengangkat jaringan endometriosis.

    Untuk saat ini Anda tidak perlu cemas terlebih dahulu ya. Anda bisa berkonsultasi kembali dengan dokter kandungan yang memeriksa Anda untuk langkah penanganan lanjutan yang bisa dilakukan. Apabila Anda masih khawatir, Anda bisa mencari second opinion dengan dokter kandungan yang lain. Sementara itu masalah hamil, endometriosis memang bisa mengganggu kesuburan terutama jika tumbuhnya di tuba fallopi atau ovarium. Namun setelah mendapatkan penanganan yang tepat oleh dokter, maka wanita dengan endometriosis masih memiliki kemungkinan untuk bisa hamil sehingga Anda tidak perlu khawatir ya.

    Berikut ini artikel yang berhubungan dengan topik pertanyaan Anda:

    Endometriosis

    Terimakasih dan semoga membantu,

    dr. Devika Y