Tanya Dokter

  • Keputihan disertai gatal pada vagina

  •  Sunset
    Anggota
    Dok, saya bru menikah, trakhir berhubugan badan dng suamk sayaskitar 1 minggu yg lalu, dan skrg saya mengalami keputihan bercampur bercak darah udah sekitar 2 hari ini, dan hari ini vagina saya terasa gatal, apakah itu bahaya dok?

    Halo, terima kasih atas kepercayaan anda kepada Alodokter.

    Keputihan adalah pengeluaran cairan / lendir secara berlebihan melalui vagina / liang kemaluan wanita. Keputihan sendiri merupakan suatu gejala dari beberapa penyakit yang mungkin mendasarinya. Perlu diketahui bahwa pada vagina terdapat bakteri dan jamur. Kelainan umumnya muncul apabila keseimbangan bakteri dan jamur terganggu. Kelainan tersebut antara lain :

    1. Vaginosis bakterial, yaitu infeksi bakteri pada vagina akibat pertumbuhan bakteri melampaui jamur. Hal ini sering terjadi pada wanita yang jarang mengganti pakaian dalam, memakai pakaian dalam terlalu ketat, dan berada di suhu udara yang panas. Keputihan yang keluar umumnya berwarna putih agak keabu-abuan. Vagina terasa gatal.

    2. Kandidiasis, yaitu infeksi jamur pada vagina. Jamur yang dimaksud adalah Candida sp. Pertumbuhan jamur bisa melebihi pertumbuhan bakteri pada wanita yang jarang mengganti pakaian dalam, pernah memakai cairan antiseptik pembersih vagina, pasien yang kekebalan tubuhnya menurun (HIV, kencing manis), atau riwayat penggunaan antibiotik lama. Keputihan berupa cairan putih seperti susu, disertai gumpalan-gumpalan. Vagina terasa gatal.

    3. Trikomoniasis, yaitu infeksi parasit Trichomonas sp. pada vagina. Penyakit ini termasuk penyakit menular seksual. Keputihan yang dihasilkan berwarna kuning agak hijau, berbuih, terasa gatal dan perih.

    4. Keganasan leher rahim. Leher rahim merupakan bagian yang menghubungkan vagina dengan rahim. Keganasan / kanker dapat terjadi sebagian besar disebabkan oleh infeksi virus HPV (human papilloma virus). Pertumbuhan jaringan menjadi ganas membuat jaringan rapuh dan mudah berdarah. Keputihan yang dihasilkan bercampur darah dan berbau busuk.

     

    Adapun perdarahan setelah berhubungan seksual memiliki beberapa kemungkinan mendasari yaitu :

    1. Robeknya selaput dara sehingga menyebabkan perdarahan. Hal ini terjadi pada wanita yang baru pertama kali berhubungan seksual.

    2. Ektropion serviks / leher rahim, yaitu dinding dalam leher rahim lebih terpapar keluar sehingga mudah berdarah apabila berhubungan seksual. Hal ini banyak terjadi pada wanita usia muda, wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal.

    3. Terlalu kuat ketika berhubungan seksual sehingga menyebabkan lecet dan perdarahan.

    4. Berhubungan seksual pada hari pertama haid.

    5. Keganasan leher rahim seperti yang sudah dijelaskan.

     

    Adapula keputihan yang normal, yaitu lendir yang keluar jernih dan tidak berbau. Contohnya keputihan pada wanita hamil.

     

    Anda tidak perlu khawatir karena keputihan pada wanita sebagian besar disebabkan oleh infeksi dan hal ini dapat diobati. Kami menyarankan anda untuk memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan terdekat agar dapat diperiksa langsung oleh dokter. Setiap kemungkinan yang sudah dijelaskan berbeda pengobatannya.

     

    Hal-hal berikut perlu anda perhatikan di rumah antara lain :

    1. Anda perlu lebih sering mengganti pakaian dalam.

    2. Jangan memakai pakaian terlalu ketat.

    3. Tidak menggunakan cairan antiseptik pembersih vagina di luar resep dokter.

    4. Lebih berhati-hati saat berhubungan seksual agar tidak menimbulkan lecet.

    5. Sebaiknya anda rutin mengikuti pemeriksaan pap smear atau inspeksi visual asam asetat (IVA) untuk mendeteksi dini keganasan kanker leher rahim. Semakin dini terdeteksi, pengobatan semakin mudah dan peluang keberhasilannya pun tinggi.

     

    Artikel berikut dapat anda baca untuk menambah wawasan anda.

     

    Sekian penjelasan kami, semoga membantu anda, terima kasih.