Tanya Dokter

  • Gelembung udara dari kemaluan

  •  Andhita
    Anggota

    Selamat malam dok,

    Mau tanya, akhir-akhir ini saya sering merasa ada gelembung udara yang keluar dari (maaf) kemaluan saya. Biasanya terjadi saat saya duduk atau akan berdiri dari duduk. Apakah ini berbahaya dok?

     

     

    Terima kasih sebelumnya

    Halo Andhita, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Vagina merupakan organ yang tidak menghasilkan gas (tidak seperti usus), namun demikian karena memiliki kontak langsung dengan bagian luar tubuh (memiliki lubang vagina yang dapat terbuka), udara bisa-bisa saja masuk ke dalam vagina. Udara yang terperangkap di dalam vagina ini nantinya akan dikeluarkan dan dapat memberikan gejala seperti yang anda rasakan, yaitu seperti ada gelembung udara yang keluar. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan adanya udara keluar dari vagina:

    1. paska berhubungan seksual
    2. penggunaan alat-alat tertentu di dalam vagina, misalnya tampon, vaginal cup (alat khusus yang dapat dipakai menampung darah menstruasi di dalam vagina), membran untuk kontrasepsi
    3. olahraga tertentu seperti yoga
    4. paska pemeriksaan ginekologi, misalnya PAP Smear, swab vagina, dll
    5. gangguan pada otot dasar panggul
    6. adanya fistula

     

    Penyakit tertentu seperti gangguan pada otot dasar panggul dan fistula biasanya akan memberikan gejala-gejala lain disamping keluarnya udara dari vagina. Beberapa gejala lain yang menyertai gangguan pada otot dasar panggul misalnya gangguan kencing dan BAB, prolaps uterus (rahim keluar dari vagina). Sementara beberapa gejala lain yang menyertai fistula antara lain adanya feses yang keluar dari kencing atau dari vagina, infeksi saluran kencing berulang, cairan dari vagina yang berbau busuk, nyeri saat berhubungan seksual, dan lain-lain. Bila anda tidak mengalami gejala-gejala tersebut, maka kemungkinan yang anda alami adalah hal yang normal-normal saja dan tidak berbahaya, sehingga tidak diperlukan penganganan khusus untuk mengatasinya.

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

     

    dr. irna cecilia