Tanya Dokter

  • Penis gatal dan keluar nanah serta cairan putih seperti susu

  •  Neng Herny
    Anggota

    Saya dania larassati Email sya danialarassati@gmail.com

    Saya ♍ɑ̈Ʊ bertanya dok sya Βǻªя̲ΰ menikah 10 bulan Dån menginjak ke 9 bulan pernikahan, suami sya mengalami gejala, sakit sa'at kencing, dån keluar nanah JłҞλ penis'ϞƔª di urut dari batang'ϞƔª sampe ujung, keluar sedikit cairan putih kental sperti susu, dån suka gatal2 di dalam batang penis'ϞƔª,,, Stelah 2 hari ia mengeluh, kami berhubungan, dån stelah hubungan beberapa jam kemudian, dalam vagina sya merasa gatal2,,, dån skarang kadang kalo sya pipis perut bawah sya rasa'ϞƔª sakit+pegel,,, Dån kami skarang mudah terkena demam/flu,,, Sya takut itu tanda2 gonorea

    Stelah itu sya berobat ke klinik, sya di kasih obat urinter dån levokloxacin,,, Selama minum obat gejala tsb hilang, tapi JłҞλ gak minum obat gejala itu datang lagi dok, bhkan skrg suami sya gak Бı̣̣ŝα lepas obat tsb,,,

    Itu penyakit apa Ɣα̇̇̇̊ dok?? Mohon bantuan'ϞƔª dok

    Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada tim dokter alodokter.com guna dapat bersama-sama mendiskusikan topik yang anda tanyakan. Gonore merupakan salah satu penyakit menular seksual, dikenal dengan kencing bernanah. Penyakit ini disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae atau gonococcuc. Penyakit ini dapat menginfeksi baik pria maupun wanita. Namun 50 % wanita dan 10% pria yang terinfeksi tidak memiliki keluhan sehingga tidak mengetahui bahwa dirinya terinfeksi Gonore. Gonorea dapat menginfeksi beberapa organ tubuh, dubur, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata dan tenggorokan. Gonorea tidak akan menular melalui toilet duduk, peralatan makan, kolam renang, berciuman atau buang air kecil ditempat kotor. Hal ini dikarenakan bakteri gonore tidak dapat hidup lama diluar tubuh manusia. Gejala yang muncul pada saat terinfeksi gonore pada umumnya nyeri pada saat buang air kecil, keluar cairan kental berwarna putih kental atau kuning maupun hijau, dan pada beberapa wanita ditemukan gonore sudah menjalar ke organ panggul sehingga menyebabkan perdarahan pada vagina, demam, dan nyeri pada saat berhubungan. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter umum atau spesialis kulit dan kelamin. Diperlukan anamnesa/wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti sampel urine maupun sampel cairan vagina. Terapi yang disarankan pada kondisi adalah menggunaan antibiotik sesuai dengan kondisi dan keluhan yang dialami. Jangan lupa untuk melakukan kontrol 1-2 minggu setelah pengobatan untuk mengkonfirmasi penyembuhan. Anjuran yang dapat dilakukan:

    • Jangan melakukan hubungan selama masih terinfeksi,
    • Lakukan pengobatan bersama dengan pasangan untuk menghindari efek ping pong dimana salah satu pasangan menjadi sumber infeksi,
    • Menggunakan kondom pada saat berhubungan seksual,
    • Setia kepada pasangan,
    • Konsumsi obat-obatan yang telah diberikan sesuai dengan anjuran dan dosis yang telah diberikan dokter.
    Berikut saya sertakan beberapa artikel yang menjadi sumber pada diskusi ini dan memuat lebih lengkap tentang topik yang kita diskusikan pada kesempatan ini: Semoga informasi yang saya berikan dapat memperluas wawasan dan berguna bagi anda. Salam sehat, dr. Aditya Pratama.

    Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada tim dokter alodokter.com guna dapat bersama-sama mendiskusikan topik yang anda tanyakan. Rasa nyeri pada saat berkemih disertai dengan gatal pada vagina dapat disebabkan oleh chlamidia, gonore maupun urethritis non gonore. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan kedokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Namun sebelumnya akan dilakukan pemeriksaan urin maupun cairan vagina guna mengetahui jenis penyakit apa yang dialami. Setelah mengetahui jenis penyakitnya dokter akan memberikan obat antibiotik dan obat lain guna mengurangi keluhan. Konsumsilah obat sesuai dengan dosis dan anjuran yang telah diberikan oleh dokter. Pengobatan sebaiknya dilakukan oleh suami dan istri guna menghindari penularan kembali oleh salah satu pihak. Hindari berhubungan seksual selama pengobatan, dan sebaiknya menggunakan kondom pada saat berhubungan guna menghindari penularan penyakit menular seksual. Berikut saya sertakan artikel yang menjadi sumber pada diskusi ini dan memuat lebih lengkap tentang topik yang kita bahas beserta dengan diskusi komunitas yang pernah didiskusikan sebelumnya:

    Semoga informasi yang saya berikan dapat memperluas wawasan dan berguna bagi anda. Salam sehat, dr. Aditya Pratama.