Tanya Dokter

  • pengaruh hubungan seksual dengan pengobatan hepatitis

  • Dokter saya adalah pasien hepatitis b Jumlah virus saya adalah 10^8 Saya sedang menjalani terapi interveron (suntik diperut) Saya sudah menjalani terapi selama tiga bulan. Selama menjalani terapi saya masih melakukan hubungan seksual dengan suami saya,bahkan setiap kali setelah suntik dan pulang dari rumah sakit, dia selalu mengajak saya berhub, Yang saya ingin tanyakan adalah: 1. Apakah hub seksual tersebut mengganggu terapi saya? 2. Apakah dengan jumlah virus sebanyak itu, masih memungkinkan saya berhasil terapi dok? Dengan saya masih tetap berhub seksual ? 3. Apakah saya benar2 tidak boleh berhub seksual selama menjalani terapi dok? Terima kasih

    Halo Rusiana, terimakasih telah bertanya di alodokter.

    Hepatitis B merupakan penyakit infeksius yang disebabkan oleh virus hepatitis B yang dapat ditularkan melalui cairan tubuh dan darah. Mekanisme penularan dapat melalui hubungan seksual, transfusi darah, penggunaan jarum suntik yang tidak tepat, dan yang lain-lainnya.

    Pemeriksaan hepatitis B dapat berupa kualitatif (hanya menunjukkan positif dan negatif) dan pemeriksaan kuantitatif (berkaitan jumlah virus dalam tubuh seseorang). Hasil pemeriksaan kuantitatif bergantung secara spesifik pada alat yang dipergunakan karena ada banyak alat pemeriksaan untuk pemeriksaan virus hepatitis B yang memiliki interpretasinya masing-masing. Penanganan pasien penderita hepatitis B seperti pemberian interferon pada penderita hepatitis B biasanya diberikan tergantung jumlah virus, fungsi hati, serta kondisi klinis pasien saat ini. Keberhasilan terapi akan diperiksa melalui penilaian laboratorium jumlah virus serta fungsi hati yang dilakukan secara berkala. Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi dokter ahli penyakit dalam yang menangani Anda mengenai terapi yang diberikan serta perkembangan hasil terapinya.

    Anda dianjurkan untuk menggunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mencegah penularan penyakit hepatitis B yang Anda miliki atau penyakit yang mungkin dimiliki oleh suami Anda. Bila pasangan Anda tidak memiliki riwayat hepatitis B, maka sangat disarankan bagi pasangan untuk mendapatkan vaksin hepatitis B serta tetap menggunakan kondom saat berhubungan seksual. Semoga bermanfaat. Terimakasih.