Tanya Dokter

  • Hipertiroid dan kemungkinan hamil

  •  redha
    Anggota

    dokter, saya wanita berumir 25 tahun, saya menderita hioertiroid dri umir 16 tahun, pengobatan yg saya lakukan hingga saat ini adalah minum obat secara rutin, sekarang saya komsumsi thirozol 10mg 2 x1 hari... t3, t4 saya sudah normal tetapi tsh saya selalu <0,05, saya sekarang baru menikah dan pengen mempunyai keturunan, apa solusi terbaik yang bisa saya ambil untuk pengobatan saya, agar saya bisa punya keturunan dan resikonya tidak terlalu besar.. keadaan saya sekarang tb 150, bb 46 sesudah mnikah naik biasanya 43 kg .. jantung saya tidak berdebar trlalu kencang, tetapi leher saya lebih membesar dibanding biasanya, ada ruam2 disekitar leher dan rambut sedikit rontok, trima kasih dok

    Halo, TSH adalah thyroid stimulating hormone merupakan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di otak. TSH ini akan merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid (T3 dan T4). Jika T3 dan T4 masih rendah (hipotiroid) maka TSH akan semakin meningkat kadarnya, sebaliknya jika T3 dan T4 sudah tinggi (hipertiroid) maka TSH akan menurun kadarnya. Kadar TSH yang rendah disertai dengan kadar T3 dan T4 yang normal dapat dijumpai pada keadaan hipertiroid subklinis. Gangguan hormon tiroid (baik hipertiroid maupun hipotiroid) pada wanita dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur sehingga mengganggu terjadinya ovulasi (pengeluaran sel telur yang siap dibuahi) yang pada akhirnya akan memengaruhi kesuburan. Pada kasus hipertiroid yang diobati dengan tepat disertai pengontrolan secara ketat  dapat mengembalikan keadaan reproduksi yang normal (menstruasi teratur disertai ovulasi). Gejala hipertiroid adalah:

    • penurunan berat badan
    • berkeringat
    • debar-debar
    • tremor
    • mudah depresi/ cemas
    • tidak tahan cuaca panas
    • rambut rontok, dll
    Hipertiroid yang diobati kemudian memberi respons baik terhadap pengobatan dapat dikenali lewat keluhan dan tanda-tanda hipertiroid (pada pemeriksaan fisik) yang berkurang disertai pemeriksaan laboratorium darah yang mengonfirmasi keadaan perbaikan tersebut. Anda dapat konsultasi dengan dokter penyakit dalam yang mengobati tiroid Anda dan membicarakan mengenai keinginan Anda untuk hamil. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti lab dan USG tiroid jika diperlukan. Anda dapat melakukan:
    • kontrol ke dokter kandungan untuk mengetahui kondisi reproduksi Anda
    • konsumsi suplemen calsium dan berjemur di sinar matahari pagi yang merupakan sumber vitamin D untuk mencegah osteoporosis (osteoporosis dapat dijumpai pada penderita hipertiroid)
    • tidak merokok dan berolah raga secara teratur
    • menghindari stress, misalnya dengan meditasi dan relaksasi
    Artikel berikut dapat Anda baca: Hipertiroidisme Semoga berguna, dr.Miranti Iskandar