Tanya Dokter

  • penyebab sel telur yang tidak bisa pecah dan tidak matang

  • Kenapa idung telur saya gak bisa pecah padahal sudah besar dan matang

    Hai Devianggraeni559,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Perlu diluruskan terlebih dulu, bahwa indung telur berbeda dengan sel telur. Indung telur (ovarium) merupakan sebutan bagi organ reproduksi wanita yang merupakan tempat diproduksinya sel telur. Sel telur inilah yang normalnya akan mengalami pembesaran, pematangan, hingga akhirnya pecah dan menuju rahim untuk kemudian bertemu dengan sel sperma sehingga bisa menghasilkan kehamilan. 

    Normalnya, ovulasi (pecahnya sel telur yang telah besar dan matang) akan terjadi setiap bulannya. Kondisi ini juga yang mempengaruhi terjadinya siklus menstruasi di dinding rahim. Proses ovulasi ini diregulasi oleh hormon-hormon reproduksi yang diproduksi di hipotalamus, kelenjar pituitari, dan juga ovarium, yakni hormon GnRH (gonadotropin releasing hormone), FSH (follicle stimulating hormone), LH (luteinizing hormone), estrogen, dan juga progesteron. Hormon-hormon ini menstimulasi maturasi sel telur sehingga berujung pada proses ovulasi.

    Anovulasi merupakan suatu kondisi dimana ovulasi gagal terjadi. Kondisi ini bisa ditandai oleh siklus menstruasi yang menjadi tidak beraturan. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seorang wanita mengalami anovulasi, di antaranya yakni:

    • Baru mengalami menstruasi, misalnya saat pubertas
    • Menjelang menopause (biasanya pada rentang usia 40 hingga 50 tahun)
    • Berat badan terlalu gemuk, atau justru terlalu kurus
    • Berolahraga terlalu ekstrim
    • Gangguan pola makan, misalnya anoreksia, bulimia
    • Stres yang terlalu berat
    • Penyakit tertentu, misalnya PCOS (sindroma ovarian polikistik), dan sebagainya

    Bila anovulasi hanya berlangsung sesekali saja, kondisi ini umumnya tidak berbahaya, dan bisa membaik dengan modifikasi gaya hidup. Namun, bila kondisi ini berlangsung terus menerus dalam waktu yang lama, maka bisa hal ini menyebabkan kesulitan dalam perencanaan kehamilan.

    Sebab itu, Anda sebaiknya memeriksakan langsung keluhan Anda ke dokter spesialis kandungan ya.. Dokter pada umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dibantu juga dengan tes darah serta USG. Di samping modifikasi gaya hidup, penanganan nantinya bisa dilakukan juga dengan pemberian terapi hormonal atau bahkan operasi bergantung dari kondisi yang mendasari keluhan Anda.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah