Tanya Dokter

  • ISK tapi tidak bisa minum antibiotik

  •  andri
    Anggota

    Malam dok, saya pria usia 23 th hasil tes urin saya sbb; warna kuning keruh(waktu tes saya puasa), bj 1030,ph 6.0, keton-,protein-,bilirubin-,darah samar-,nitrit-,urobilinogen 0.2, lekosit est -, leukosit 2-3, eritrosit 1-2, silinder-, epitel 1+, bakteri +, kristal-,lainlain- Dokter bilang saya terkena ISK ringan, sebelumnya nyeri di bawah pusar kanan, dan saya dikasih antiinflamasi oles feldene dan nyeri berkurang . Yg mau saya tanyakan saya tidak bisa minum antibiotik cara membunuh bakteribagaimana ya? Sy sempet konsumsi herbal yg terdaftar di web bpom kira2 aman ga ya dok? Agak parno jg efek sampingnya Saran dokter disuruh banyak minum air tp saya takut hipotermia {karna td saya pusing tp pas makan garam berkurang,(mgkin perasaan saja hehe)}. Solusinya dari dokter gmn ya? Semenjak saya kurangin minum BAK jadi sedikit, dan agak nyeri di pinggang (biasanya tdk) kaya anyang2an jd sering

    Halo, Infeksi saluran kemih (ISK) kadang bergejala dan kadang tidak. Selain dari gejala, dibutuhkan juga pemeriksaan penunjang seperti lab urine rutin dan kultur urine(dilakukan terutama pada ISK berulang yang sulit sembuh) untuk mengetahui antibiotik apa yang tepat untuk diminum. Berikut referensi normal pemeriksaan lab urine (terutama poin-poin yang berperan dalam infeksi saluran kemih):

    • ph: 4,5-8
    • nitrit: -
    • leukosit esterase: -
    • darah makroskopis:0-3
    • eritrosit; 0-2
    • leukosit; 0-5
    • bakteri: -
    Pengobatan ISK terutama adalah antibiotik untuk membunuh bakteri tersebut. Jika Anda sudah disarankan untuk konsumsi antibiotik dan tidak bisa minum antibiotik karena sedang berpuasa/ riwayat alergi sebelumnya/ pernah mengalami efek samping saat konsumsi antibiotik/ memiliki gangguan ginjal/ penyakit lain, konsultasikan dengan dokter yang merawat Anda. Dokter akan meresepkan antibiotik yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Beberapa antibiotik memiliki waktu paruh yang panjang sehingga dapat dikonsumsi saat berpuasa. Obat-obatan herbal memang belum terlalu banyak bukti-bukti ilmiahnya dibandingkan dengan obat medis saat ini. Yang perlu Anda perhatikan adalah obat herbal tersebut sudah disetujui oleh BPOM dan konsultasikan dengan dokter yang merawat Anda. Lakukan hal-hal berikut sebagai pencegahan:
    • Sebaiknya Anda tetap minum air putih yang cukup karena bakteri semakin senang tinggal di saluran kemih jika aliran urine berkurang (saluran kemih menjadi media yang baik untuk bakteri berkembang biak).
    Hipotermia...mungkin maksudnya hiponatremia karena terlalu banyak minum? Tidak terjadi jika Anda makan gizi seimbang sehingga intake natrium Anda cukup.
    • Tidak menahan keinginan berkemih
    • Menggunakan pakaian termasuk celana dalam berbahan katun
    • Menghindari konsumsi alkohol, kopi serta merokok karena dapat mengiritasi kandung kemih
    Berikut artikel yang Anda dapat baca: Infeksi saluran kemih Semoga berguna, dr.Miranti Iskandar

    Dok saya mau tanya saya berhubungan intim saat menstruasi dan saya tdk mengetahui kalau saya sedang haidt tapi saya baru KB suntik selama 14 hari apa itu bisa hamil atau membahayakan dok?

    andri  andri
    Anggota

    Terima kasih dr Miranti atas jawabannya. Saya itu tidak bs minum antibiotik dok (dari kecil) pernah sy dikasi antibiotik paling ringan(racik) tapi tetap alergi ruam di bibir. Emang harus antibiotik ya dok buat bunuh bakterinya? Kalo ga konsumsi bakteri tidak akan mati ya?? Terima kasih

    Halo, Secara medis obat yang paling tepat untuk membunuh bakteri di saluran kemih adalah antibiotik. Antiseptika saluran kemih seperti asam pipemidat kadang-kadang diberikan saat ISK, tetapi efektifitasnya tidak sebaik antibiotik dalam membunuh kuman. Selain itu, setiap obat mempunyai risiko efek samping. Konsultasikan dengan dokter yang merawat Anda mengenai penggunaan obat yang tepat. Efek samping ruam di bibir saat konsumsi antibiotik racik saat kecil dapat disampaikan juga ke dokter Anda. Kadang-kadang penggantian obat golongan lain dapat dilakukan, tentu disesuaikan dengan kondisi dan hasil pemeriksaan dokter Anda. Semoga membantu, dr.Miranti Iskandar

    Hi Safa Lienda, Mohon masukkan ulang pertanyaan konsultasi Anda pada link berikut: http://www.alodokter.com/komunitas/diskusi/penyakit/ Kemudian klik kolom berwarna oranye "buat pertanyaan" Tim Alodokter lebih mudah dalam memantau dan menjawab pertanyaan Anda. Terima kasih. dr.Miranti Iskandar