Tanya Dokter

  • Sesak napas saat beraktivitas pada penderita pembengkakan jantung

  •  Muna Warah
    Anggota

    Hai dok ayah saya udah sebulan lebih sakit karena susah bernafas bberapa waktu yang llu ayah saya drawat inap di rsud anshari shaleh banjarmasin dan kata dokter nya ayah saya mengalami pembemkakan pada jantung sekarang susah bernafas x sudah mulai kurang tetapi kalau melalukan aktivitas kambuh lagi susah bernafas nya apakah benar itu ada gejala biri biri

    Halo Muna Warah, teirmakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Jantung bengkak atau yang disebut dengan kardiomegali merupakan suatu kondisi dimana jantung mengalami pembesaran karena berbagai macam penyebab. Beberapa hal yang dapat menyebabkan kardiomegali antara lain:

    1. tekanan darah tinggi (hipertensi)
    2. gangguan katup jantung
    3. kardiomiopati atau gangguan pada otot jantung
    4. cor pulmonale (gangguan pada jantung yang disebabkan oleh penyakit tertentu pada paru)
    5. anemia kronis
    6. gangguan tiroid (hipo ataupun hipertiroid)
    7. hemokromatosis atau penumpukan besi di dalam tubuh
    8. amiloidosis atau penumpukan protein amiloid di dalam tubuh

    Kardiomegali bukanlah diagnosis penyakit utama. Dalam kasus kardiomegali, perlu dicari lagi penyakit yang dapat menimbulkan munculnya kardiomegali ini. Orang yang memiliki kardiomegali biasanya akan menunjukkan gejala-gejala gagal jantung. Gagal jantung merupakan suatu penyakit dimana jantung tidak mampu memompa darah dengan baik untuk mencukupi kebutuhan aliran darah di seluruh tubuh. Beberapa gejala gagal jantung antara lain:

    1. sesak nafas yang terjadi terutama saat beraktivitas
    2. mudah lelah dan tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasa
    3. batuk kronis
    4. edema atau bengkak pada tubuh (terutama kaki)
    5. pusing dan kepala terasa ringan

     

    Gejala yang dialami oleh ayah anda tersebut merupakan gejala dari gagal jantung. Dalam kasus ayah anda tersebut, sebaiknya dicaritahu lebih lanjut penyebab munculnya kardiomegali dan gagal jantungnya agar dapat ditatalaksana sesuai penyebab. Meskipun demikian, perlu anda ketahui bahwa kardiomegali dan gagal jantung merupakan kondisi yang ireversibel atau tidak dapat menjadi normal kembali. Oleh karena itu, obat-obatan yang diberikan hanya ditujukan untuk mencegah perparahan kondisi (agar jantung tidak semakin besar dan gagal jantung tidak semakin berat) serta mengurangi gejala-gejala yang muncul. Karena merupakan kondisi yang ireversibel, pengobatan harus diberikan secara berkelanjutan (seumur hidup). Ayah anda harus kontrol ke dokter dan minum obat-obatan yang diberikan secara teratur.

    Beberapa hal yang dapat ayah anda lakukan yang dapat membantu mengurangi gejala antara lain:

    1. Minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter
    2. Melakukan diet rendah garam
    3. Menurunkan berat badan bila terdapat berat badan berlebih
    4. Berhenti merokok dan minum alkohol
    5. Berolahraga secara rutin dengan intensitas tertentu (perlu konsultasi dengan dokter)

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

    dr. irna cecilia