Tanya Dokter

  • Kulit tangan mengelupas bertahun tahun

  • Halo dok, kulit tangan saya ( jari ) terasa gatal dan mengelupas sudah bertahun2 dari tahun 2014 hingga kini tidak kunjung membaik, dahulu pernah saya oles kan salep sesuai resep dokter spesialis kulit namun tak kunjung membaik, malah bertambah parah, kemudian dalam setengah tahun terakhir saya mengkonsumsi pil ginseng bermerk kianpi pil ( pil penambah nafsu makan/ obat gemuk ) lalu kulit tangan saya yg semula sudah terkelupas parah membaik dan kembali normal, namun setelah saya berhenti mengkonsumsi pil tersebut kulit tangan saya mulai mengelupas lagi, mohon bantuan nya dok, terima kasih.

    Hallo Aanananda

    Terimakasih atas pertanyaan anda

    Memang kulit akan selalu terpajan banyak hal setiap harinya, seperti sinar matahari, angin, hawa panas, kelembapan, hingga kekeringan yang dapat menyebabkan iritasi berulang pada kulit hingga kulit terkelupas. Kulit tangan mengelupas, disebut juga desquamation, secara alami terjadi ketika keratinosit terkelupas secara tidak disadari setelah lebih dari dua minggu. Jadi hal ini merupakan kondisi yang normal dan sering kita tidak sadari. Namun, kulit juga dapat mengelupas akibat kondisi yang terlalu kering atau terlalu lama terkena sinar matahari, dimana umumnya dapat mereda dengan sendirinya. Selain karena kondisi alamiah atau kulit yang kering, kondisi kulit tangan yang sering terkelupas juga bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, misalnya: penyakit kanker (termasuk efek perawatan kanker); gangguan sistem kekebalan tubuh; infeksi, seperti infeksi jamur dan beberapa jenis staphylococcus; penyakit genetik, seperti sindrom pengelupasan akral; dermatitis kontak; kulit keringathlete’s footdermatitis atopik; hyperhidrosis; psoriasisdemam scarlet; infeksi cacing gelang; sindrom steven-johnson; sindrom shock beracun; radiasi; penyakit kawasaki dan penyebab lainnya. Kondisi pengelupasan kulit yang disebabkan oleh penyakit tertentu ini tentu akan disertai gejala lain. Untuk menentukan penyebab pasti, jika memang disebabkan oleh penyakit tertentu, maka harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter secara langsung dan dilakukan pemeriksaan penunjang tertentu.

    Ada beberapa hal hal alami yang bisa anda lakukan untuk mengatasi pengelupasan kulit yang terjadi pada tangan anda:

    • Mengoleskan pelembab seperti menggunakan minyak wijen atau minyak gandum pada area kulit yang mengelupas setelah membersihkan daerah kulit tersebut dengan air. Lakukan pemijatan perlahan dan kemudian diamkan minyak tersebut kira-kira satu jam, kemudian bersihkan dengan air. Minyak ini mengandung tocopherols, tocotrienols, dan vitamin E yang dapat melembabkan permukaan kulit.
    • Oleskan kantong teh basah pada permukaan kulit tangan yang mengelupas hingga kandungan teh memasuki pori kulit dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Teh mengandung katekin asam tanat yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit
    • Menggunakan potongan buah-buahan, seperti apel, pisang, stroberi, atau blackberry untuk dioleskan pada kulit tangan yang mengelupas. Buah ini mengandung bahan yang berupa antioksidan yang dapat memperbaiki kondisi kulit.
    • Gunakan salep antibakteri untuk menangani kulit tangan mengelupas akibat infeksi bakteri.
    • Gunakan tabir surya tiap enam jam sekali untuk membantu mengurangi risiko bahaya akibat sinar matahari pada kulit tangan yang sedang mengelupas ketika beraktivitas di luar ruangan.

    Saran saya lakukan pemeriksaan pada dokter untuk mengetahui penyebab pasti kulit  tangan anda yang terkelupas, karena memang kejadiannya sudah berulang. Kemungkinan kondisi yang anda alami bukan hanya karena kondisi kulit yang kering, bisa saja karena ada penyakit yang lain dan hal ini harus dipastikan serta disingkirkan oleh dokter. Pastikan anda memeriksakan diri anda agar mendapatkan penanganan yang sesuai. Saya belum menemukan artikel ilmiah mengenai manfaat dan keamanan penggunaan pil ginseng kianpi, sehingga saya tidak bisa merekomendasikan konsumsi pil ini untuk mengatasi keluhan anda.

    Semoga jawaban ini membantu anda.

    dr. Aldy Valentino