Tanya Dokter

  • penyebab sering kencing setelah minum air banyak

  •  Rizalmalik
    Anggota

    Dok pada hari selasa kemaren saya minum banyak pada siang hari tapi tidak kebelet kencing terus besok harinya saya minum banyak kencing mulu itu kenapa y dok

    Hai Rizalmalik,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Volume minum yang dikonsumsi memang bisa mempengaruhi jumlah urin yang dihasilkan. Namun, tentunya hal ini bukanlah satu-satunya faktor. 

    Normalnya, seorang dewasa yang sehat akan memproduksi urin sebanyak 0,5 cc per kilogram berat badan per jamnya. Di samping asupan cairan yang dikonsumsi, berikut beberapa faktor lain yang mempengaruhinya:

    • Jenis cairan yang dikonsumsi; kafein bisa memicu produksi urin lebih banyak dibanding air putih biasa
    • Cuaca lingkungan; suhu dingin bisa membuat Anda buang air kecil lebih sering 
    • Kondisi psikologis; kecemasan atau takut yang berlebihan bisa membuat Anda banyak buang air kecil
    • Postur tubuh; orang dengan kelebihan berat badan akan lebih banyak buang air kecil
    • Efek samping obat; contohnya bila Anda sedang menjalani terapi hipertensi
    • Penyakit lain, misalnya infeksi, batu, atau kanker di saluran kemih, overactive bladder, pembesaran prostat, fistula vesikovaginalis, dan sebagainya

    Seberapa banyak kira-kira produksi urin Anda dalam sehari? Apakah sering buang air kecil yang Anda alami muncul disertai nyeri saat berkemih, rasa tidak nyaman di perut bawah atau pinggang, demam, anyang-anyangan, urin keruh atau kemerahan, dan sebagainya?

    Jika keluhan terasa sangat mengganggu, kami sarankan Anda memeriksakan diri langsung ke dokter. Bila dicurigai abnormal, dokter bisa menyarankan Anda menjalani tes urin, tes darah, atau mungkin juga rontgen dan USG.

    Sementara ini, Anda sebaiknya tidak menahan hasrat untuk berkemih yang muncul lebih sering. Minumlah dengan cukup, namun hindari konsumsi kafein apalagi alkohol. Jaga selalu kebersihan organ intim Anda, hindari seks bebas. Terakhir, hindari juga kecemasan atau panik yang berlebihan.

     

    Sering buang air kecil

     

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah