Tanya Dokter

  • Nyeri pada ulu hati dan tak kunjung menunjukkan perbaikan

  • Selamat pagi dok saya mau tanya, dok salah satu teman saya itu ada yg di diagnosa sakit DEI. Dia ini mengeluh sakit diulu hatinya dok sejak 2 bulan yang lalu,Dei itu penyakit yg seperti apa ya dok, dan parah tidak ya? Karena teman saya ini pernah berobat tapi belum ada perubahan. Terimakasih dok

    Hai Safira,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Perlu Anda ketahui, penyebutan beberapa penyakit yang menggunakan singkatan bisa diartikan dalam bahasa Inggris atau juga bahasa Indonesia. Sejauh ini, tidak ada istilah penyakit khusus yang disingkat sebagai DEI. Karenanya, untuk mencegah miskonsepsi terkait penyakit yang rekan Anda derita, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter yang merawatnya ya..

    Nyeri ulu hati penyebabnya ada banyak. Namun, salah satu penyebab yang tersering adalah dispepsia. Kondisi ini berisikan sekumpulan gejala yang terasa akibat naiknya asam lambung, mulai dari mual, nyeri, sesak, perih, panas, mengganjal, berdahak, dan lain sebagainya. Biasanya, gejala ini terasa dominan di sekitar ulu hati (epigastrik), dan bisa memberat ketika Anda terlambat makan atau habis mengkonsumsi makanan yang mengiritasi saluran cerna, misalnya makanan pedas, bersantan, atau mengandung kafein.

    Selain karena pola makan yang tidak tepat, dispepsia bisa juga dilatarbelakangi oleh suatu penyakit, misalnya GERD (gastroesophageal reflux disease), gastritis (radang mukosa lambung), kolangitis (radang empedu), pankreatitis (radang pankreas), dan sebagainya. Pada kondisi yang lebih berat, penderita bisa juga mengalami muntah-muntah, jantung berdebar, hingga lemas, keringat dingin, bahkan penurunan berat badan yang cukup drastis.

    Nyeri ulu hati, bisa juga terjadi akibat penyebab lain selain dispepsia, misalnya pleuritis (radang selaput pembungkus paru), serangan jantung, pneumonia (radang parenkim paru), mialgia (nyeri otot), gangguan psikosomatis, dan sebagainya.

    Apabila keluhan sudah pernah diperiksakan ke dokter, namun tidak kunjung membaik setelah menjalani pengobatan, langkah tepat yang sebaiknya rekan Anda lakukan adalah dengan memeriksakan kembali keluhannya ke dokter. Dengan mengevaluasi respon penderita terhadap terapi yang diberikan, dokter dapat menentukan penanganan selanjutnya yang tepat. Bila perlu, tes penunjang, seperti laboratorium, rontgen, USG, hingga endoskopi pun bisa dilakukan.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah