Tanya Dokter

  • Apakah saya terkena HIV?

  • dok nama saya edi umur 22 th dok beberapa hari yg lalu saya habis berhubungan sex dengan seorang gadis psk . udah 3 x berhubungan di hari yang.berbeda beda .

    sekarang saya Mengalami semacam flu. dan tenggorokan sakit serta penis saya ko sering sekali tegang tanpa sebab yahh . terus klo pipis terasa sedikit sakit.

    kira kira saya ini terkena hiv pa tidak ya dok ? saya takut sekali dok..

    Hai, HIV merupakan virus penyebab penyakit AIDS yang bekerja melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia dalam melawan infeksi dan penyakit. Pada dasarnya gejala infeksi HIV terjadi dalam 3 tahap:

    • Tahap pertama, muncul gejala seperti flu (demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dll). Gejala tersebut dapat berlangsung hingga 1 bulan, kemudian gejala menghilang.
    • Tahap kedua, memasuki fase laten di mana tidak muncul gejala apapun, sehingga pada tahap ini penderitanya dapat merasa sehat dan tidak ada masalah. Meskipun demikian namun sebenarnya infeksi terus berlangsung walaupun tanpa gejala, dan penderitanya tetap dapat menularkan infeksi pada orang lain. Fase ini dapat berlangsung hingga 10 tahun atau bahkan lebih.
    • Tahap ketiga, memasuki tahap penyakit AIDS. Pada fase ini muncul berbagai gejala seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, diare yang terus-menerus, infeksi jamur pada lidah, mulut, tenggorokan atau vagina dll. Pada tahap ini tubuh rentan terkena berbagai penyakit infeksi seperti TB, pneumonia, kanker, bahkan hingga menimbulkan kematian.
    Keluhan yang Anda alami seperti nyeri saat berkemih dapat merupakan suatu gejala Infeksi Saluran Kemih/ISK ataupun Penyakit Menular Seksual/PMS yang umum ditularkan melalui hubungan seksual. Sedangkan gejala menyerupai flu yang Anda alami dapat merupakan suatu tahap awal dari infeksi HIV, namun dapat pula disebabkan oleh penyakit lain. Diagnosis HIV tidak dapat ditegakkan serta-merta hanya berdasarkan beberapa gejala yang nampaknya serupa. Satu-satunya cara untuk memastikannya adalah dengan melakukan tes deteksi HIV. Klinik VCT (Voluntary Counseling and Testing) menyediakan pelayanan yang meliputi konseling sebelum pemeriksaan, tes deteksi HIV melalui darah, dan konseling sesudah pemeriksaan. Idealnya pemeriksaan dilakukan 3 bulan setelah hubungan seks yang beresiko untuk menghindari periode jendela (yaitu periode di mana infeksi telah terjadi namun belum terdeteksi dalam darah). Keterangan selengkapnya mengenai cara melakukan tes deteksi HIV dapat dibaca pada laman berikut: Memeriksakan diri untuk deteksi HIV Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Lakukan hubungan seksual dengan bertanggung jawab
    • Gunakan pengaman (kondom) saat berhubungan seksual yang beresiko
    • Jangan berganti-ganti pasangan
    • Bersikap saling setia pada pasangan
    Baca artikel dengan topik terkait: HIV dan AIDS Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman