Tanya Dokter

  • Pengobatan Aterosklerosis yang Aman Bagi Penderita Penyakit Ginjal

  • Halo Dok. Pacar saya saat ini terkena Aterosklerosis, namun dia juga sakit ginjal karena dulu sering mengkonsumsi miras. Selama sebulan ini dia hanya mengkonsumsi jamu karena khawatir jika pengobatan dengan mengkonsumsi obat-obatan dapat memperparah keadaan ginjalnya. Namun, jika diperhatikan, tidak ada perkembangan yang signifikan dari kesehatannya.

    Apakah benar obat-obatan untuk mengatasi Aterosklerosis dapat memperparah keadaan ginjalnya?

    Apakah ada cara atau pengobatan Aterosklerosis yang lain dan aman untuk kasus ini?

    Lalu apakah ada cara lain mengobati penyakit ginjalnya selain minum air yang banyak atau minum degan ijo (kelapa muda)?

    FYI : Sejak kecil dia memiliki jantung yang lemah dan pernah melakukan operasi tumor di dada kirinya karena kelebihan hormon estrogen.

    Hai Anasatasia Aterosklerosis adalah kerusakan pembuluh darah berupa penonjolan sehingga berisiko terjadinya perdarahan sehingga dapat berpotensi terjadinya bekuan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah. Pembuluh darah organ vital bila terjadi sumbatan adalah pembuluh darah kecil seperti pada pembuluh darah jantung, otak, ginjal, mata sangatlah berbahaya. Aterosklerosis hanya dapat diketahui pasti melalui pemeriksaan angiografi (foto rontgen pembuluh darah) dan juga USG doppler. Untuk melebarkan kembali pembuluh darah yang terjadi aterosklerosis hanya dengan tindakan operasi, obat-obatan dipergunakan hanya untuk mencegah terjadinya pembekuan darah dan juga menekan risiko terjadinya aterosklerosis seperti kolesterol tinggi, darah tinggi, kencing manis, dll agar aterosklerosis tidak semakin membesar serta dengan pola hidup sehat untuk mencegah bertambah besarnya aterosklerosis antara lain:

    • Olahraga rutin seperti lari pagi, berenang, senam, selama 30 menit minimal 3x seminggu
    • Tidak merokok
    • Mengurangi makanan berlemak tinggi
    • Meningkatkan makanan berserat tinggi dan buah-buahan
    • Mengurangi konsumsi makanan manis dan asin
    • Tidak minum minuman beralkohol
    • Melakukan kontrol rutin pada dokter.
    Umumnya obat-obatan dimetabolisme (dicerna) di ginjal, oleh sebab itu diperlukan pemantauan serta penyesuaian dosis terhadap fungsi ginjal oleh dokter. Penanganan gangguan fungsi ginjal tergantung dari jenis gangguannya serta berat ringannya fungsi ginjal. Berikut informasi mengenai gangguan fungsi ginjal dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Gagal ginjal. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william