Tanya Dokter

  • Pengobatan untuk disfungsi ereksi karena tekanan psikologis

  •  efrahardjo
    Anggota

    halo, saya mau bertanya seputar masalah ejakulasi dini, saya sempat baca beberapa artikel kalau ejakukasi dini bisa disebabkan oleh psikis, untuk case saya, saya pria berusia 29 tahun, saya perokok berat (1 hari bisa 1-2 bungkus rokok), berat badan normal, kalau bangun tidur dan dalam beberapa waktu masih bisa ereksi normal, sedang dalam keadaan banyak tekanan dari pekerjaan dan masalah financial, kalau ingin berhubungan susah ereksi karena cemas dan pikiran tidak bisa fokus pengobatan seperti apa yg bisa saya ambil?

    efrahardjo  efrahardjo
    Anggota

    RALAT halo, saya mau bertanya seputar masalah disfungsi ereksi, saya sempat baca beberapa artikel kalau disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh psikis, untuk case saya, saya pria berusia 29 tahun, saya perokok berat (1 hari bisa 1-2 bungkus rokok), berat badan normal, kalau bangun tidur dan dalam beberapa waktu masih bisa ereksi normal, sedang dalam keadaan banyak tekanan dari pekerjaan dan masalah financial, kalau ingin berhubungan susah ereksi karena cemas dan pikiran tidak bisa fokus, pengobatan seperti apa yg bisa saya ambil?

    Hai efrahardjo,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Disfungsi ereksi (impotensi) adalah ketidakmampuan seorang pria untuk memulai atau mempertahankan ereksi. Kondisi ini sesungguhnya tidak selalu berbahaya dan bersifat permanen, namun memang, pria yang mengalaminya bisa mengalami stres, kurang percaya diri, dan pada akhirnya berujung pada konflik dengan pasangan.

    Penyebab disfungsi ereksi secara umum terbagi menjadi 2, yakni:

    • Gangguan fisik, misalnya karena penyakit jantung, atherosklerosis, kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, obesitas, sindroma metabolik, penyakit Parkinson, merokok, efek samping obat, konsumsi alkohol atau narkoba, gangguan tidur, dan sebagainya
    • Gangguan psikologis, misalnya depresi, kecemasan berlebihan, stres, konflik dengan pasangan, dan sebagainya

    Memang benar, tekanan psikologis bisa berkontribusi terhadap terjadinya disfungsi ereksi. Meski begitu, untuk memastikan apakah kondisi Anda murni disebabkan oleh tekanan psikologis atau adakah faktor fisik yang memperberatnya, perlu dilakukan pemeriksaan dulu oleh dokter. Bisa juga, dokter akan menyarankan Anda menjalani tes darah, tes urin, USG, atau juga wawancara psikiatrik untuk menggali kemungkinan pencetus keluhan Anda. Karenanya, sebaiknya periksakan dulu diri Anda ke dokter atau dokter spesialis andrologis ya..

    Saat ini, cobalah lebih banyak introspeksi diri, apa saja kiranya yang kerap membuat Anda cemas atau stres. Ketahuilah, bahwa setiap orang di dunia ini memiliki problematika kehidupannya masing-masing, tidak hanya Anda. Sebab itu, tidak perlu memikirkan masalah hingga rumit, melainkan berfikirlah secara jernih dan tenang. Belajar berbagi dengan orang lain apabila ada masalah yang terasa sulit untuk Anda selesaikan seorang diri. Yakinlah, bahwa Tuhan yang menguji Anda dengan masalah, tentu sudah menyiapkan juga solusinya. Karenanya, tidak perlu stres atau cemas berlebihan. Jalani selalu pola hidup yang sehat, jauhi rokok, alkohol, apalagi narkoba. Rutinlah berolahraga, makan makanan sehat dan bergizi, dan lebih teratur dalam mengatur waktu tidur. Dengan konsisten melakukan langkah di atas, umumnya disfungsi ereksi bisa diatasi sehingga tidak terjadi berlarut-larut.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah