Tanya Dokter

  • Apa ciri-ciri radang usus buntu telah hilang

  • siang dokter .. dok saya di fonis terkena radang usus buntu , kata dokter radang usus buntunya sudah akut ,, dokter menyarankan untuk operasi tetapi saya tdk mau operasi , dan saya mejalani pengobatan alternatif dengan doa dan obat herbal ,, setelah 3 hari saya mengkonsumsi obat tersebut rasa nyeri yang timbul sdkit berkurang ,, rasa sakit di perut kanan bawah saya juga terkadang muncul dan terkadang tidak , saya buang angin terus dan BAB saya kadang lancar kadang tidak ,, yang mau saya tanyakan ciri-ciri kalau radang usus buntu saya itu udah sembuh atau hilang itu di tandakan seperti apa ya dok , mohon di jawab dok , saya ingin tau ,, terimakasih dokter

    Halo, Radang usus buntu akut yang sudah disarankan operasi sebaiknya tetap dilakukan karena risiko usus buntu pecah tetap ada dan berbahaya jika terjadi. Radang usus buntu akut yang tidak dioperasi memiliki beberapa kemungkinan:

    1. Menjadi radang usus buntu infiltrat/massa yang tenang (jika daya tahan tubuh baik), tetapi suatu saat dapat pecah
    2. Menjadi pecah (gawat darurat)
    3. Menjadi kronis,  seakan-akan sembuh tetapi bersifat kambuhan, saat kambuh dapat muncul dalam bentuk akut kembali atau langsung pecah
    Radang usus buntu yang tidak diobati  dapat membentuk suatu infiltrat atau massa/gumpalan yang menyelubungi usus buntu tesebut. Keadaan tersebut merupakan respon tubuh terhadap radang usus buntu, diobati dengan antibiotik. Jika daya tahan  pasien kurang baik, ada kemungkinan usus buntu  tersebut pecah dan menimbulkan nanah dan infeksi yang memenuhi rongga perut. Keadaan ini merupakan keadaan gawat darurat dan harus segera dilakukan operasi karena dapat mengancam nyawa. Usus buntu yang meradang dan dibiarkan tidak diobati  pada akhirnya akan menjadi radang usus buntu kronis. Gejala radang usus buntu kronis, diantaranya:
    • nyeri perut ringan
    • rasa tidak nyaman di perut
    • kadang sulit BAB/ diare
    Gejala tersebut harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter. Radang usus buntu yang kronis suatu saat tetap dapat kambuh kembali (akut), risiko pecah tetap ada terutama jika daya tahan tubuh kurang. Sebagian radang usus buntu (yang ringan) tidak memerlukan tindakan operasi dan bisa dengan antibiotik saja, lebih jelasnya buka link berikut: Radang usus buntu tanpa operasi Untuk mengetahui tahapan tersebut sangat sulit hanya berdasar dari gejala saja. Anda perlu segera kembali ke dokter bedah. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, dan USG perut serta rontgen jika diperlukan. Bukalah link berikut untuk jelasnya: Radang usus buntu Saran untuk Anda:
    • Sulit BAB (konstipasi)merupakan faktor risiko radang usus buntu, sehingga harus banyak makan sayur dan buah-buahan
    • Minum cukup air putih
    Semoga berguna, dr.Miranti Iskandar  

    apakah ada resiko yang bisa di timbulkan pasca operasi donk ,, menurut dokter operasi yang baik itu yang mesti dilakukan untuk mengurangi resiko sebaiknya operasi bedah biasa atau <span style="font-family: 'Helvetica Neue Light', HelveticaNeue-Light, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 19.6000003814697px; text-align: justify;">Laparocopic</span>

    maaf dok maksud saya lebih baik operasi bedah atau laparoskopi

    Halo, Operasi usus buntu dapat dilakukan dengan 2 cara:

    1. Operasi laparoskopi/bedah teropong dilakukan dengan membuat sayatan kecil di perut kemudian menggunakan tabung seperti selang dengan kamera diujungnya untuk melihat keadaan dalam perut melalui layar monitor
    2. Operasi terbuka dilakukan dengan membuat sayatan yang lebih besar dan dokter dapat melihat langsung keadaan usus buntu yang meradang
    Keuntungan metode laparoskopi:
    • Sayatan kecil sehingga pemulihan sesudah operasi lebih cepat, pasien dapat beraktivitas lebih cepat daripada setelah bedah terbuka
    • Pasien tidak harus selalu rawat inap
    • Risiko infeksi sesudah operasi lebih rendah
    • Rasa nyeri pada luka lebih kurang
    Kekurangan metode laparoskopi:
    • Biaya relatif lebih mahal daripada bedah terbuka
    • Tidak semua RS di Indonesia (terutama di daerah) menyediakan fasilitas ini berikut tenaga dokter ahli laparoskopi
    • Pada kasus tertentu,waktu laparoskopi, dokter bedah dapat melanjutkan operasi laparoskopi dengan bedah terbuka
    • Kadang-kadang ada efek samping mual, kembung sesudah laparoskopi akibat penggunaan gas CO2 untuk menggembungkan rongga perut agar organ-organ jelas terlihat saat laparoskopi
    Keuntungan bedah terbuka:
    • Biaya lebih murah dibanding laparoskopi
    • Rata-rata dapat dilakukan diseluruh RS dan oleh semua dokter bedah
    • Berguna terutama pada pasien yang sakit cukup berat, misalnya ada perforasi (pecah usus buntu)
    Kerugian bedah terbuka:
    • Pemulihan luka lebih lama
    • Rasa nyeri lebih lama, memerlukan waktu yang lebih lama dibanding laparoskopi untuk dapat beraktivitas normal kembali
    • Memerlukan rawat inap 2-3 hari/ sesuai kondisi pasien
    • Risiko infeksi lebih besar
    Anda dapat membaca artikel berikut ini: Kelebihan teknik operasi laparoskopi Konsultasikan dengan dokter bedah Anda metode mana yang terbaik untuk Anda ya. Semoga berguna, dr.Miranti Iskandar      

    siang dokter ,, dok 1 bulan yang lalu saya sudah operasi usus buntu ,, syukur alhamdulillah smua lancar ,, tp yang ,mau saya tanyakan setelah sebulan ini ko saya sering merasa sakit di bagian perut ya dok? dan rasanya itu hampir sama dengan apa yang saya rasakan sebelum operasi ,, penyebabnya apa ya dok? dan saya kenapa ya dok? apa ada penyakit lain yang membuat saya merasakan sakit yang sama lagi?

    Halo Ibu. Saya turut senang mendengar operasi Ibu berjalan lancar. Setelah operasi pengangkatan usus buntu, efek samping yang mungkin timbul adalah:

    • luka infeksi di tempat operasi
    • terbentuknya abses atau kumpulan nanah
    • gejala ileus, berkurangnya gerakan usus dengan gejala sulit buang air besar/ diare, kembung, kram dan tidak nyaman di perut, kadang disertai mual dan muntah
    • infeksi di rongga perut
    Selain radang usus buntu, nyeri perut kanan dapat disebabkan oleh: Untuk memastikannya Ibu dapat kontrol ke dokter bedah yang mengoperasi Ibu sehingga dapat diketahui apakah gejala-gejala yang Ibu alami berhubungan dengan efek dari operasi atau penyakit yang lain. Dokter akan melakukan pemeriksaan darah ke lab, USG jika dibutuhkan. Artikel ini akan membantu: Nyeri perut kanan Semoga bermanfaat, dr.Miranti Iskandar

    Fany Widya Putri  Annisa
    Anggota

    Tapi dok bagaimana cara mengetahui kalo usus buntu sudah pecah di dalam?