Tanya Dokter

  • Mengatasi nyeri perut kanan pada penderita perlemakan hati

  • Mau menanyakan perlemakan hati dan perleketan bekas jahitan cara penyembuhan penyakit dan apakah yg paling sakit dari perut atas kanan sampai perut bawah kanan. Sampai brapa hari sakitnya. Saya obesitas atau gemuk

    Hai Riadina,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Perlemakan hati (steatosis) adalah suatu kondisi dimana lemak dalam organ hati menumpuk hingga lebih dari 5-10% berat total hati itu sendiri. Kondisi ini lebih sering muncul pada usia 40 hingga 60 tahun, dengan beberapa faktor risiko seperti konsumsi alkohol, efek samping obat, hiperkolesterolemia, obesitas, malnutrisi, genetik (bawaan) hingga menderita penyakit tertentu, seperti diabetes, hepatitis C, dan kelainan autoimun. Sebagian besar penderita steatosis pada tahap awal tidak merasakan keluhan apapun. Namun seiring dengan perkembangannya, bisa muncul keluhan berkaitan dengan kerusakan fungsi hati, yakni penurunan nafsu makan, berat badan berkurang, lemas, mudah lelah, sulit konsentrasi, bingung, mual, muntah, perut terasa nyeri dan membengkak, dan kulit gatal serta kehitaman.

    Bergantung dari penyebab dan keparahannya, steatosis bisa ditangani dengan pengaturan pola hidup sehat, pengendalian berat badan, modifikasi diet, dan sebagainya. Jadi, bila Anda merupakan penderita obesitas, saran kami, berkonsultasilah langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter ahli gizi guna mendapatkan penanganan yang tepat terkait kondisi Anda.

    Nyeri perut sebelah kanan yang Anda alami bisa berkaitan dengan pembengkakan hati pada penderita steatosis. Nyeri ini terasa dominan di sebelah kanan karena memang letak hati yang di sebelah kanan. Di samping nyeri, Anda mungkin juga merasakan berbagai keluhan lain sebagaimana disebutkan di atas. Selain steatosis, bisa juga nyeri perut sebelah kanan terjadi akibat faktor lain, misalnya gastritis (radang mukosa lambung), apendisitis (radang usus buntu), mialgia (nyeri otot), sindroma iritasi usus, hernia, ileus obstruktif, kista ovarium, endometriosis, dan sebagainya. Diperlukan prosedur diagnostik lebih lanjut, mulai dari pemeriksaan fisik, tes laboratorium, rontgen, hingga USG untuk mengidentifikasi penyebab nyeri perut ini. Dengan begitu, barulah tatalaksana yang tepat bisa ditentukan. Sementara ini, Anda sebaiknya kompres dulu area perut yang nyeri menggunakan air hangat, hindari menekan-nekannya secara berlebihan. Makanlah dengan teratur, sedikit-sedikit tapi sering. Kurangi makanan yang pedas, berminyak, dan mengandung gas berlebihan. Rutinlah berolahraga untuk menghindari nyeri otot perut. Tidak lupa, hindari kebiasaan menahan hasrat untuk buang air kecil atau besar.

    Perlu diperjelas, perlekatan bekas jahitan seperti apa yang Anda maksudkan? Dimana lokasinya? Apa penyebab Anda menjalani jahitan tersebut?

    Mengingat sangat terbatasnya informasi yang diberikan, sebaiknya Anda periksakan diri Anda secara langsung ke dokter agar jelas seperti apa tatalaksana terbaik guna mengatasi keluhan Anda ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah