Tanya Dokter

  • Tergiagnosis placenta previa dan langkah penanganan terbaik

  •  Yopi Miftah N
    Anggota

    pagi dok...kaka saya skarang hamil usia kandungan 35 mg.minggu kmarin d rawat karena pendarahan..dari hasil usg plasenta previa.pagi tadi kaka sya mengalami pendarahan tidak banyak darah berwarna merah kehitam2 an..apa langkah terbaik saya untuk menolong kaka saya..pendarahan tidak d sertai mulas..trimakash dok

    Yopi Miftah N  dr. Rico N
    Dokter

    Halo Yopi, Plasenta previa adalah suatu kondisi dimana plasenta/ari-ari mengalami kelainan letak, yakni terletak di sisi bawah menutupi jalan lahir, dapat terjadi secara parial/menutupi sebagian ataupun total / menutupi seluruhnya. Umumnya kehamilan dengan kondisi ini tidak dapat melahirkan secara spontan / normal dan harus melalui bedah caesar. Perdarahan terjadi akibat pada trimester akhir, leher rahim mulai membuka dan menipis sehingga plasenta yang terletak diatasnya mengalami regangan dan robekan sehingga muncul perdarahan. Penanganan dilakukan berdasarkan 2 kondisi : usia kehamilan dan kondisi ibu serta janinnya.

    • Pada dasarnya, usia kehamilan yang matang adalah 37-42 minggu. Jadi jika usia kandungan (UK) < 37 minggu, maka yang dilakukan adalah konservatif, yakni  mempertahankan kehamilan sedekat mungkin dengan 37 minggu, dengan syarat tidak terjadi kegawatan janin ataupun ibunya serta perdarahan yang terjadi sedikit dan dapat berhenti. Jika terjadi kegawatan janin ataupun kegawatan pada ibunya atau jika perdarahan banyak dan berlangsung terus (tidak dapat berhenti), maka meski usia kandungan < 37 minggu, kehamilan tetap terpaksa  diakhiri. Pada konteks diatas, biasanya diupayakan pengakhiran kehamilan dilakukan setelah pematangan paru janin dilakukan (jika memungkinkan).
    • Jika usia kandungan sudah lebih dari 37 minggu maka penanganannya adalah agresif, yakni kehamilan segera diterminasi/diakhiri dengan operasi caesar.
    Jadi Jika kehamilan masih 35 minggu, upaya konservatif / mempertahankan kehamilan hingga 37 minggu dpat dilakukan dengan syarat:
    • Janin masih hidup
    • perdarahan sedikit dan dapat berhenti
    • tidak terjadi gawat janin ataupun kegawatan pada ibunya (keadaan umum ibunya masih baik)
    • belum ada tanda dimulainya persalinan
    Penanganan dasar dalam konteks upaya konservatif/ekspektatif:
    • rawat inap, bed rest, pemberian antibiotika profilaksis / pencegahan.
    • USG untuk memastikan letak plasenta/ari-ari, usia kehamilan, profil biofisik bayi, letak dan presentasi /bagian terbawah janin
    • Memperbaiki anemia, entah dengan tablet besi ataupun tranfusi (umum nya jika Hb <7)
    • Jika perdarahan berhenti dan masih cukup jauh dari 37 minggu umumnya pasien dapat dirawat jalan dengan pesan agar kembali jika perdarahan ulang terjadi
    • Jika terjadi perdarahan ulang, maka akan dinilai kembali kondisi-kondisi saat itu untuk menentukan penanganan/langkah terbaik yang akan diambil
    • Tidak boleh melakukan hubungan seksual ataupun stimulasi /memasukkan jari ke dalam vagina karena dapat merangsang perdarahan kembali
    plasenta previa demikian yang dapat saya sampaikan ,semoga bermanfaat.