Tanya Dokter

  • Apa PMS onogen berbahaya?

  • Malam dok. Saya mau tanya penyakit PMS onogen ini cukup berbahaya atau tidak dan bagaimana mencegah nya dari dini. Ini pertama saya alami apakah sudah cukup berbahaya. Dan untuk saat mengatasi nya. Terima kasih

    Hai, Jika yang Anda maksud adalah penyakit Gonore yang merupakan salah satu dari Penyakit Menular Seksual (PMS), penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang ditularkan melalui hubungan seksual dan dari ibu ke bayi yang dikandung. Gonore tidak berbahaya sepanjang ditangani dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Namun bila tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan infeksi menyebar ke organ reproduksi dan menimbulkan komplikasi. 15% Gonore yang tidak diobati menyebabkan penyakit radang panggul (Pelvic Inflammatory Disease/PID) yang menimbulkan nyeri panggul, dan dapat menyebabkan kemandulan atau kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan). Penjelasan selengkapnya mengenai Gonore dapat dibaca pada laman artikel berikut: Gonore. Dalam laman pertanyaan Anda yang sebelumnya telah dijelaskan berbagai kemungkinan penyebab yang lain dari keluhan yang Anda alami. Selain Gonore, kemungkinan penyebab yang lain adalah:

    • Kandidiasis vagina (infeksi oleh jamur)
    • Vaginosis bakterialis (infeksi oleh bakteri)
    • Penyakit Menular Seksual/PMS (Sifilis, Klamidia, Trikomonas)
    • Konsumsi pil KB
    • Penggunaan produk/bahan yang menimbulkan iritasi pada organ intim (sabun, lotion)
    • Konsumsi obat-obatan tertentu seperti antibiotik dan steroid
    • Kanker serviks
    • dll
    Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Menjaga kebersihan organ intim agar tetap kering dan bersih
    • Kenakan pakaian dalam dari bahan yang lembut dan tidak ketat
    • Ganti pakaian dalam setiap kali sudah terasa lembab/basah
    • Biasakan membersihkan organ intim dengan arah yang benar, yaitu dari depan ke belakang
    • Hindari terlalu sering menggunakan pembersih khusus kewanitaan karena dapat menyebabkan gangguan keseimbangan flora normal pada vagina, sehingga rentan terjadi iritasi dan infeksi
    • Lakukan pengobatan bersama-sama dengan pasangan untuk menghindari efek ping-pong (saling menularkan kembali)
    • Hindari melakukan hubungan seksual hingga pengobatan benar-benar tuntas, atau gunakan kondom saat melakukan kontak seksual
    • Saling setia dengan pasangan
    Disarankan agar Anda bersama pasangan memeriksakan diri ke Dokter untuk mengetahui penyebab dari keluhan yang dialami. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan panggul, dan jika dibutuhkan pemeriksaan penunjang seperti tes laboratorium dan lainnya. Penanganan yang tepat hanya dapat diberikan dengan mengetahui penyebab pasti dari keluhan yang dialami. Baca artikel dengan topik terkait pada laman berikut: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman

    Apakah penyakit tersebut bisa datang kembali dok? Soal nya saat ini gejala gatal dan perih itu sudah tidak terasa lagi ? Apakah itu menunjukkan bahwa penyakit tersebut sudah hilang ?