Tanya Dokter

  • Kepala bagian belakang pusing menjalar ke leher

  • Siang dok, sudah beberapa hari terakhir ini kepala saya pusing bagian belakang dekat leher pusingnya juga diikuti dengan detak jantung, seperti ada yang mencengkram. Lalu saya minum jahe, saat saya minum jahe pusing saya hilang hanya beberapa jam saja, namun saat saya tidak minum pusing nya datang kembali. Bagaimana itu dok, mohon solusinya.

    Hai Nabila,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Kepala yang terasa pusing bagai tercengkram, terutama di bagian belakang dekat dengan leher, bisa menandakan nyeri kepala tegang (tension type headache). Kondisi ini bisa terasa dengan intensitas sedang hingga berat. Biasanya, penderita akan merasakan sensasi nyeri bagaikan diikat kencang, yang terasa bisa di kepala bagian depan atau belakang, bahkan bisa menjalar hingga ke area punggung atau dahi. Kondisi ini bisa berlangsung secara episodik (membaik dalam waktu kurang dari 15 hari) atau kronik (berlangsung selama 15 hari atau lebih). 

    Penyebab pasti nyeri kepala tegang hingga kini belum diketahui. Namun, kontraksi berlebihan dari otot wajah, kepala, dan leher pada penderita diduga berkaitan dengan tekanan psikologis, contohnya saat sedang mengalami stres, panik, atau takut yang berlebihan. Bila tidak ditangani dengan baik, nyeri kepala tegang bisa menurunkan produktifitas seseorang, contohnya dalam bekerja, belajar, dan menjalankan fungsi keseharian lainnya. Sebab itu, penanganan yang tepat sangatlah diperlukan.

    Di samping nyeri kepala tegang, mungkin juga keluhan Anda terjadi akibat faktor lain, contohnya:

    • Migrain (nyeri kepala primer yang terasa berdenyut-denyut akibat gangguan neurovaskuler)
    • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
    • Hiperkolesterolemia (kolesterol darah tinggi)
    • Aneurisma serebri (tonjolan pembuluh darah abnormal di otak yang rentan pecah)
    • Tinnitus (telinga berdenging, bisa berkaitan dengan pajanan bising berlebihan, atherosklerosis, gangguan telinga tengah, tumor, efek samping obat, dan sebagainya)
    • Tumor otak
    • Infeksi virus atau bakteri (contohnya demam dengue, meningitis)
    • Sinusitis (radang rongga sinus), dan sebagainya

    Apabila keluhan tidak membaik dengan istirahat, atau muncul tanda bahaya, seperti nyeri kepala dengan intensitas yang sangat hebat, demam, kaku kuduk, gangguan mental, kejang, pandangan ganda, lemas, kebas, gangguan bicara, atau riwayat cidera kepala sebelumnya, Anda sebaiknya memeriksakan diri langsung ke dokter ya.. Bila setelah melalui pemeriksaan fisik dan penunjang (contohnya tes darah, rontgen, CT scan, MRI) dokter merasa ada kelainan serius, kemungkinan Anda akan dirujuk ke dokter spesialis syaraf guna menjalani tatalaksana lebih lanjut.

    Solusi yang bisa Anda terapkan saat ini yakni:

    • Tidur yang cukup, jangan kurang, namun juga jangan berlebihan
    • Jauhi rokok
    • Rutin berolahraga
    • Makan dengan teratur, bergizi seimbang
    • Minum dengan cukup 2 liter perhari
    • Jangan mengkonsumsi alkohol
    • Hindari konsumsi kafein atau gula berlebihan
    • Jauhi stres
    • Perbaiki postur tubuh Anda dalam beraktifitas agar leher tidak tegang
    • Kompres leher dan kepala yang terasa tidak nyaman dengan air hangat atau es batu (pilih mana yang paling membuat Anda nyaman)
    • Minum dulu obat paracetamol bila nyeri terasa tidak membaik

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah