Tanya Dokter

  • Sakit perut dan kram disertai sering pusing

  • Dok kenapa ya kepala saya sering banget pusing, pusing nya itu sakit sekali tidak seperti pusing biasanya , saya juga sering merasakan sakit perut apa lagi saat ingin berbaring rasa sakit sekali perut saya seperti keram , BAB saya juga kadang berbusa berbuih

    Hai Suci,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Nyeri kepala, nyeri perut, dan BAB yang berbusa bisa terjadi karena berbagai faktor, tidak selalu penyebabnya saling berkaitan satu dengan lainnya.

    Nyeri kepala bisa muncul akibat gangguan pada kepala itu sendiri, atau bisa juga karena kelainan pada sistem organ lain namun memiliki efek sekunder ke kepala. Beberapa kondisi yang bisa mencetuskan nyeri kepala yang cukup hebat dan berulang adalah:

    • Nyeri kepala cluster (nyeri kepala primer yang hilang timbul pada periode masa tertentu)
    • Migrain (nyeri kepala primer yang berdenyut, terutama di salah satu sisi kepala)
    • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
    • Sinusitis (radang rongga sinus)
    • Hiperkolesterolemia (kolesterol darah tinggi)
    • Aneurisma serebri (tonjolan pembuluh darah abnormal yang rentan pecah), dsb

    Senada dengan nyeri kepala, nyeri perut pun kemungkinan pencetusnya ada banyak. Nyeri perut ini umumnya akan lebih mudah diidentifikasi apabila lokasi persis nyerinya diketahui, apakah di perut bagian atas, kanan, kiri, bawah, tengah, dan sebagainya. Berikut beberapa kemungkinan tersering penyebab nyeri perut, terutama saat ingin berbaring:

    • Mialgia (nyeri otot)
    • Dispepsia (peningkatan asam lambung)
    • Appendisitis (radang usus buntu)
    • Pre menstrual syndrome
    • Konstipasi (sembelit)
    • Peritonitis (infeksi selaput rongga perut)
    • Infeksi saluran kemih
    • Sindrome iritasi usus, dsb

    BAB yang berbusa bisa terjadi apabila Anda mengalami peradangan pada saluran pencernaan. Pencetusnya yang tersering adalah infeksi, bisa karena virus, bakteri, atau juga parasit. Di samping itu, penyakit lain, seperti malabsorpsi makanan, keracunan, intoleransi, kolitis ulseratif (radang usus), sindroma iritasi usus, dan sebagainya bisa juga turut memicu keluhan ini.

    Anda sebaiknya mengunjungi langsung dokter di fasilitas kesehatan terdekat agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter bisa melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk menentukan terapi terbaik. Jika perlu, bisa juga dilakukan tes penunjang, misalnya tes darah, kultur feses, rontgen, USG, CT scan, MRI, dan sebagainya. Mungkin juga, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis yang tepat guna memperoleh penanganan lebih lanjut.

    Sementara ini, redakan dulu nyeri kepala Anda dengan mengkonsumsi obat anti nyeri, contohnya paracetamol. Kompres perut yang nyeri menggunakan air hangat sembari berbaring dan meninggikan kaki Anda untuk mengurangi tekanan di rongga perut. Makanlah dengan teratur, tidur yang cukup, dan hindari stres yang berlebihan. Pastikan Anda rajin mencuci tangan sebelum dan seusai makan, serta hindari makanan yang tidak diolah dengan higienis guna meminimalisasi risiko infeksi saluran cerna.

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah