Tanya Dokter

  • Sakit perut bagian bawah di malam hari

  •  Viramedesya
    Anggota
    Dokter, saya sudah kurang lebih 1 minggu merasa nyeri yang mengganggu di malam hari, lalu frekuensi saya BAB meningkat (biasa 1hari 1x, sekarang 2-4kali) sebelumnya saya susah BAB selama kurang lebih 1stengah bulan (tidak lancar, 2-3hari 1x). Nyeri perut saya sedikit mengganggu dan hanya dimalam hari saja. Biasanya saya kasih minyak kayu putih dan saya langsung tidur supaya rasa sakitnya tidak mengganggu. Keesokan harinya sakit perut tidak terasa. Sakit perut berubah ubah bagiannya,namun sering di perut bagian bawah saya. Dan saya belum jadwalnya menstruasi dok. Apakah harus dikhawatirkan oleh saya, atau dengan minyak kayu putih saja cukup dan akan menghilang sewaktu2. Trims

    Halo

    Apa yang anda alami bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan seperti:

    • Konsumsi makanan dan minuman yang meningkat
    • Irritable bowel syndrome (IBS)
    • Infeksi bakteri
    • Infeksi parasit

     

    Jika anda sedang banyak makan dan minum, bisa jadi itu merupakan pemicunya. Hal tersebut adalah normal karena dengan banyaknya makanan dan minuman yang anda konsumsi, maka hal tersebut juga akan memicu aktivitas pencernaan yang meningkat. IBS merupakan kondisi dimana terjadinya gangguan sistem pencernaan dimana biasanya terjadi fase kesulitan BAB dan terkadang terjadi frekuensi BAB yang meningkat. Ada beberapa kondisi yang mendasari, dan bisa jadi nantinya terdeteksi adanya masalah pada pencernaan. Infeksi bakteri dan parasit bisa memicu timbulnya peningkatan frekuensi BAB hingga diare, hingga disentri yaitu diare disertai darah.

    Penggunaan minyak kayu putih sampai saat ini bukan merupakan suatu pilihan untuk terapi keadaan yang anda alami. Jika memang apa yang anda alami sangat mengganggu atau berulang, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter. Dibutuhkan wawancara secara lengkap dan pemeriksaan langsung untuk mencari tahu apa yang anda alami. Tanpa hal tersebut, dokter tidak bisa mengetahui kondisi anda. Bisa jadi, dokter akan menyarankan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan feses, USG ataupun kolonoskopi (pemeriksaan usus dengan menggunakan alat bantu seperti teropong) jika memang dibutuhkan. Nantinya terapi akan disesuaikan dengan apa yang anda alami.

    Semoga membantu.