Tanya Dokter

  • Pikiran bingung, mudah lupa dan kurang konsentrasi

  • Saya berumur 19 tahun.kenapa ya dok..saya suka linglung,mikir lama,cepat lupa(kayak lupa arah jalan,lupa wajah orang),kurang konsnetrasi,fokus nya beda sama fokus orang lain(mis: orang lagi liatin tulisan peringatan,aku ngeliatin hal yang gak penting) ,dan tidak tau perasaan orang...kalau nebak perasaan orang suka selalu salah.terus kemampuan berbicara ku kurang bagus..dan kalau bicara..ditengah-tengah pembicaraan suka lupa.Apalagi saat mata saya ditatap.terus aku suka gugup kalau berbicara kepada lawan jenis.kalau kemampuan matematika ku..aku lumayan lah..biasa aja..kalau diajarin..ngerti tapi gak lincah.tapi aku liat banyak juga orang yang lebih gak ngerti dari aku.tapi gatau kalau mereka belajar bersungguh" apakah mereka lebih pintar dari aku.

    Ohya..aku anak yang tidak hidup oleh kedua orang tua...jadi kurang pengalaman,setiap dapet pengalaman..aku cepat ngelupain itu.

    Aku suka searching..apa aku ini pengurangan koognitif ya? apakah ini perlu untuk dicek?

    dok,saya bertanya ini gak remeh..soalnya ini berkaitan dengan masa depan aku.Aku suka sedih dibilang orang,bodohlah..lemotlah.

    Semoga dijawab ya+cepet dijawab..hihi makasih..

    Terimakasih telah bertanya pada Alodokter. Saya dr. Putri Claudya akan membantu menjawab pertanyaan Anda.

    Beberapa faktor dapat berpengaruh dalam kecepatan berpikir seseorang. Kondisi yang Anda rasakan berupa keterlambatan dalam berfikir, susahuntuk fokus, sering lupa tidak selalu diakibatkan oleh suatu kelainan. Pada kondisi yang normal seseorang juga dapat menjadi lambat berpikir, contohnya yang dipengaruhi oleh hal-hal berikut:

    • Kurang tidur akibat kualitas dan kuantitas tidur yang tidak baik
    • Kurangnya asupan makanan
    • Tidak menyukai aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan
    • Jenuh atau bosan dengan aktivitas yang dilakukan
    • Ketidakpercayaan diri
    • Dan sebagainya

     

    Kondisi yang anda alami ini dapat pula disebabkan oleh gangguan medis lainnya seperti:

    • Kekurangan cairan (dehidrasi)
    • Gula darah yang rendah (hipoglikemia)
    • Gangguan elektrolit misalnya karena diare atau muntah banyak
    • Kekurangan zat gizi tertentu
    • Penyakit pada otak, seperti stroke atau tumor otak
    • Permasalahan pada jantung dan pembuluh darah sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke otak kurang memadai
    • Efek obat tertentu misalnya alkohol atau obat-obatan terlarang
    • Retardasi mental

    Selain itu, kondisi yang Anda alami ini dapat pula didasari oleh permasalahan psikis, seperti:

    • Depresi
    • Kecemasan berlebih
    • Skizofrenia
    • Reaksi stres akut
    • Gangguan stres pasca trauma
    • Fobia sosial dsb.

    Untuk mengatasi keluhan, pertama-tama Anda dapat mencoba beberapa tips berikut:

    • Konsumsi makanan secara cukup dan bergizi serta teratur
    • Tidur yang cukup dan berkualitas
    • Olahraga teratur yakni sekitar 3 sampai 4 kali dalam seminggu. Sebisa mungkin lakukan olahraga baik yang berjenis aerobik maupun meditasi seperti yoga
    • Atasi stres dengan baik. Bila anda mengalami stres. Ceritakan kepada orang-orang terdekat anda. Saran dari mereka mungkin saja dapat membantu untuk menenangkan anda dan membantu memberi jalan keluar untuk masalah anda
    • Hindari rokok alkohol serta obat-obatan terlarang
    • Lakukan aktivitas bermanfaat yang anda sukai
    • Perbanyak sosialisasi serta interaksi dengan orang lain di sekitar Anda
    • Hindari sering menyendiri serta melamun
    • Hindari perasaan tidak percaya diri
    • Konsumsi suplemen yang mengandung minyak ikan serta ginkgo biloba dapat membantu untuk mempertajam daya ingat serta konsentrasi

    Bila dengan tips-tips tersebut kondisi anda masih belum membaik, jangan khawatir dulu, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter umum untuk memastikan sebab dasar dari kondisi Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap serta pemeriksaan penunjang bila perlu. Untuk pelacakan lebih lanjut, bila perlu dokter mungkin akan merujuk Anda ke dokter spesialis penyakit dalam atau dokter jiwa sesuai dengan kecurigaan penyakit.

    Sekian penjelasan dari saya, semoga membantu dan bermanfaat :)

     

    Salam,

    dr. Putri Claudya