Tanya Dokter

  • Cara mengatasi rasa yeri di anus saat BAB pada lansia

  •  Wahyu Pranata
    Anggota

    Dokter,saya punya nenek usia 64 thn itu sakit di bagian anus.Terus beliau waktu BAB sering kesakitan,tapi sehabis BAB sisa kotorannya masih ada di dalam anusnya.Apakah itu sembelit,dok?

    Halo Wahyu, terimakasih atas  pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Nyeri saat BAB dapat disebabkan oleh beberapa kemungkinan, diantaranya adalah:

    1. konstipasi/sembelit yang menyebabkan feses menjadi kering, keras, besar, dan sulit dikeluarkan
    2. fisura ani atau adanya luka sobek di anus
    3. hemoroid atau wasir

     

    Sembelit atau konstipasi atau sulit buang air besar didefinisikan sebagai suatu kondisi buang air besar yang tidak teratur, tidak bisa tuntas, atau tidak bisa buang air besar sama sekali. Seseorang dapat dikatakan mengalami konstipasi bila buang air besar kurang dari 3 kali dalam 1 minggu dengan feses yang keras dan sulit dikeluarkan. Gejala yang dialami oleh nenek anda memang mungkin saja disebabkan oleh sembelit. Sembelit juga dapat menimbulkan komplikasi yang meyebabkan nyeri BAB lainnya seperti fisura ani dan hemoroid.

    Bila memang nenek anda mengalami kesulitan BAB, anda dapat menyarankan untuk melakukan hal-hal berikut:

    1. makan makanan berserat lebih banyak
    2. minum air putih lebih banyak (minimal 2-3 liter sehari)
    3. tingkatkan aktivitas fisik dan olahraga secara rutin, serta hindari duduk terlalu lama
    4. hindari menahan keinginan BAB
    5. kurangi konsumsi daging, makanan berlemak, dan gula
    6. hindari konsumsi kafein (seperti dalam teh/kopi) dan alkohol
    7. bila nenek anda mengalami sulit BAB dan fesesnya keras, anda dapat menyarankan untuk menggunakan pelunak feses atau pencahar seperti laktulosa atau garam inggris.

     

     

     

    Bila kondisi tersebut terus berlanjut, sebaiknya anda membawa nenek anda memeriksakan diri ke Dokter Penyakit Dalam untuk dievaluasi lebih lanjut ada tidaknya penyakit tertentu yang menyebabkan gejala-gejala tersebut.

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

    dr. irna cecilia