Tanya Dokter

  • Penyebab wajah terasa kaku dan kram

  • Selamat pagi dok, saya mahasiswi usia 20th. Saat ini saya lagi ada dikampus, barusan saya menguap dan tiba² muka kaku seperti ketarik, rahang sakit banget, bagian leher saya coba geleng²kan juga sakit, kepala saya coba tarik keatas masih sakit banget, buat nelen ludah juga sakit. Kepala saya angkat malah saya ngrasain pusing. Bagian mata juga sempet reflek kedip² sendiri dan mengeluarkan air. Sampe sekarang yg masi terasa sakit dibagian rahang dan tenggorokan karena buat nelen ludah. Sempet beberapa kali ketika saya menguap terjadi hal semacam ini, apa ini termasuk gejala stroke ringan? Kira² saya terkena gejala tanda apa ya dok? Bagaimana solusinya?

    Firdina yang baik,

    kekakuan pada wajah sering menimbulkan kepanikan karena wajah yang kaku memang salah satu pertanda serangan stroke. Namun demikian ada banyak hal yang sebetulnya dapat berkontribusi menyebabkan wajah kaku. Salah satu yang cukup terkenal ialah bell's palsy, dimana terjadi masalah pada saraf wajah yakni saraf fasialis. Penyebabnya bisa oleh karena paparan udara dingin jangka panjang, misalnya pengendara motor tak berhelm, terpajan kipas angin terus menerus, maupun karena infeksi virus. Sensasi wajah yang kaku juga bisa disebabkan oleh kekeringan pada wajah sehingga wajah terasa seperti kaku. Wajah selain terdiri dari lapisan kulit, dibawahnnya terdapat lapisan otot yang bisa menegang dan terjadi kekakuan, bilamana terjadi peregangan berlebihan. Kemungkinan lain yang ada ialah adanya infeksi atau abses pada wajah sehingga terjadi kekakuan, ataupun infeksi tetanus.

    Apapun kemungkinan sebabnya, kekakuan pada wajah adalah salah satu gejala stroke. Kekakuan yang memang mengarah pada sebab yang berat biasanya tidak kunjung berhenti dan disertai keluhan lain. Kami menyarankan pada Anda jika memang gejala tampak mengkhawatirkan, maka jangan ragu memeriksakan diri ke dokter saraf dan tidak menunggu berlama-lama, sekalipun kemungkinan sebab stroke sebagai kaku wajah sangatlah minim. Berikut kami lampirkan artikel mengenai bell's palsy. Semoga bermanfaat.

     

    dr. N. K. Arief