Tanya Dokter

  • Penyebab batuk dan sesak di malam hari

  •  Novri Chipenk
    Anggota

    Saya mw tanya dok .saya selalu sesak di saat tidur malam hari seperti dicekik. Apabila sesak mulai batuk batuk dan tenggorokan saya penuh lendir dan nafas saya sampe berbunyi .tetapi kalo sudah aktifitas saya tidak merasa sesak. Hanya disaat tidur aj dok. Dari gejala saya.saya sakit apa y dok?karna sangat mengganggu waktu istirahat saya di malam hari

    Halo Novri, 

     

    Terima kasih sudah bertanya ke Alodokter.

    Adanya keluhan batuk dan sesak yang Anda rasakan saat ini perlu dipikirkan beberapa hal yang dapat menyebabkannya. Adapun beberapa hal yang dapat mendasari terjadinya keluhan Anda saat ini adalah sebagai berikut: 

    1. Adanya alergi terhadap debu atau zat tertentu lainnya
    2. Batuk asma. Keluhan sesak pada malam hari menjadi kondisi yang sangat khas pada asma. Adanya pemicu alergi bisa menjadi pertimbangan seperti alergi terhadap debu rumah, asap dan makanan tertentu. 
    3. Adanya kondisi GER atau dikenal sebagai Gastroesophageal Refluks atau penyakit asam lambung dimana terjadi naiknya asam lambung dari lambung ke kerongkongan akibat gangguan "pintu" yang membatasi lambung dan kerongkongan. Hal ini menyebabkan iritasi pada tenggorokan yang memicu terjadinya batuk dan sesak. 
    4. Adanya peradangan pada paru-paru. Salah satu yang dapat dipikirka adalah adanya penyakit Bronkitis akibat infeksi kuman tertentu seperi bakteri ataupun jamur
    5. Adanya infeksi kronis pada organ paru-paru misalnya pada kondisi TBC atau tuberkulosis. Namun, kondisi ini disertai adanya keluhan lain seperti demam yang tidak terlalu tinggi, adanya keringat di malam hari, turunnya berat badan dan lain sebagainya
    6. Adanya tumor atau massa pada saluran napas. Namun, perlunya pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi ini
    7. Adanya kondisi medis lain yang mendasarinya. 

    Untuk memastikana kondisi Anda memang diperlukan konsultasi langsung dan pemeriksaan fisk langsung oleh dokter. Konsultasi melalui alodokter hanya membantu untuk mengetahui kemungkinan-kemungkinan yang bisa mendasari namun tidak untuk mendiagnosis suatu penyakit. Dengan demikian sangat disarankan untuk Anda melakukan menemui dokter untuk berkonsultasi dan jika dibutuhkan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan tertentu seperti tes alergi, rontgen dada, pemeriksaan darah dan sebagainya yang bergantung dari hasil konsultasi Anda nantinya dengan dokter sehingaa dapat dilakukan penanganan yang sesuai. 

     

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

    Salam, dr. Tiwi