Tanya Dokter

  • Solusi untuk menurunkan berat badan

  •  desiana
    Anggota

    dok aku mau minta solusi bagaimana caranya untuk menurunkan berat badan tapi aku mempunyai penyakit magg ?

    Hai, Sebelum memutuskan untuk memulai program penurunan berat badan sebaiknya terlebih dahulu Anda melakukan perhitungan IMT (Indeks Massa Tubuh) dan klasifikasinya. Cara perhitungan IMT: IMT = Berat badan / (Tinggi badan x Tinggi badan) (Keterangan: Berat badan dihitung dalam kilogram, tinggi badan dihitung dalam meter) Klasifikasi IMT normal adalah 18,5-24,9. Target penurunan berat badan adalah untuk mencapai nilai IMT ini. Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:

    • Mengatasi gangguan lambung/Maag dengan penanganan yang tepat sesuai anjuran Dokter
    • Makan dengan porsi sedikit namun sering, misalnya 5-6 kali sehari dengan porsi yang kecil-kecil
    • Jangan melewatkan waktu makan agar metabolisme tubuh terjaga
    • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang tinggi serat
    • Hindari konsumsi makanan yang manis dan mengandung kadar gula tinggi (kue, roti, biskuit, permen, coklat dll)
    • Hindari makanan cepat saji, makanan yang digoreng, dan yang mengandung lemak tinggi (santan, jeroan, daging berlemak dll)
    • Berolahraga secara teratur, misalnya 3-5 kali dalam seminggu selama 1 jam
    • Hindari minuman manis dan berkalori tinggi (soda, kopi, teh, sirup dll)
    • Perbanyak konsumsi air putih, minimal 2 liter sehari
    Baca diskusi dengan topik serupa pada laman berikut ini: Jika Anda kesulitan untuk menentukan pola diet yang sesuai bagi kebutuhan, sebaiknya Anda dapat berkonsultasi dengan Dokter Gizi di kota Anda. Dokter akan melakukan perhitungan kebutuhan kalori sehari-hari berdasarkan target penurunan berat badan dan aktivitas yang dilakukan. Berdasarkan hal tersebut akan disusun pola diet yang seimbang dan anjuran menu makanan yang dapat diterapkan dalam keseharian. Pola diet akan disesuaikan dengan kondisi gangguan lambung yang Anda alami. Berikut artikel yang dapat bermanfaat: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman