Tanya Dokter

  • Takaran susu formula tambahan untuk bayi usia 2 bulan

  •  ningsih4125
    Anggota
    Dok, anak saya sekarang usia 2 bulan. Berat lahir 2.8 kg. Sekarang beratnya 3.3 kg. Kalau saya mau tambah asupannya dengan sufor infanitri apakah aman? Dan berapa takarannya? Mengingat infanitri memiliki kadar energi 100kkal per 100 ml. Terima kasih

    Hai ningsih4125,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Pencapaian pertambahan berat badan bayi dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk juga dari berat badannya saat lahir. Normalnya, ketika berusia 2 bulan, bayi laki-laki akan memiliki berat 4,9 hingga 6,3 kg, sedangkan bayi perempuan sekitar 4,5 hingga 5,9 kg. Pada bayi dengan lahir prematur atau berat lahir rendah, pencapaian berat badan ini bisa lebih lambat, dan masih bisa diketegorikan wajar. Karenanya, perlu diperjelas dulu, apakah anak Anda sebelumnya lahir cukup bulan?

    Selama Anda mampu memberikan ASI (air susu ibu) yang cukup pada bayi Anda, tidak ada keharusan bagi Anda memberi anak Anda tambahan susu formula. Komponen ASI yang sangat mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang lemah justru sangat berguna untuk mengakselerasi pencapaian peningkatan berat badannya. Di samping itu, pemberian susu formula tambahan pada bayi sebelum berusia 6 bulan pun sebaiknya HANYA dilakukan bila memang disarankan oleh dokter, tentunya di bawah pengawasan dokter. Karenanya, tanpa memeriksa secara langsung, kami tidak berwenang merekomendasikan pemberian susu formula apapun, termasuk juga dengan takaran konsumsinya.

    Saran kami, Anda lakukan dulu tips berikut:

    • Susui bayi Anda ASI sesering mungkin
    • Pastikan posisi dan perlekatan bayi benar saat menyusui, yakni:
      • Seluruh puting dan areola masuk ke mulut bayi
      • Bayi tampak menghisap dengan kuat puting Anda
      • Kepala bayi diletakkan sedikit ke atas dibanding perut
    • Bila tidak sedang menyusui, perah ASI Anda untuk menjaga produksinya
    • Jaga kualitas ASI Anda dengan banyak makan makanan bergizi dan cukup minum
    • Jaga lingkungan sekitar bayi agar bersih

    Adapun berat bayi yang sulit naik, di samping karena asupan gizi dan genetik (bawaan), bisa juga dipengaruhi oleh suatu penyakit, misalnya bila anak Anda kerap mengalami diare, muntah-muntah, atau menderita Tuberkulosis, kelainan kelenjar tiroid, kanker, dan sebagainya. Karenanya, di samping melakukan upaya di atas, sebaiknya periksakan juga anak Anda ke dokter supaya jika ada penyakit tertentu yang mendasari keluhannya bisa lantas mendapat penanganan yang tepat ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah