Tanya Dokter

  • jeda pemberian vaksin opv dan ipv pada anak

  •  Kurnia sari
    Anggota

    Selamat siang Dok, saya seorang ibu. Selasa minggu lalu anak saya vaksin DPT-HB-HiB 3 (pentabio) dan polio tetes (OPV) namun dikarenakan vaksin IPV nya habis tidak dilakukan vaksin Polio injeksi. Berdasarkan jadwal imunisasi yg diberikan IDAI vaksin IPV minimal diberikan sekali bersamaan denga OPV. Yg saya tanyakan bagaimana bila IPV tidak diberikan bersamaan OPV? dan ada kah jeda maksimal antara pemberian vaksin OPV dan IPV? Terimakasih dok sebelum nya .

    Selamat pagi, terima kasih telah bertanya di Alodokter. Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang sangat mudah menular dan menyerang sistem saraf. Pada kasus yang parah, penyakit ini dapat menimbulkan kesulitan bernapas, kelumpuhan bahkan kematian.

    Salah satu cara mencegah penyakit ini adalah dengan melakukan vaksin polio. Vaksin polio terbagi dua menurut jenisnya, yakni OPV (oral) dan IPV (injeksi/suntikan). Perbedaan dari kedua vaksin ini adalah vaksin OPV karena dimasukkan lewat mulut, memberikan kekebalan baik pada darah juga pada usus. Sementara IPV karena melalui suntikan, hanya memberikan kekebalan melalui darah. Jika seorang anak hanya diberikan vaksin IPV, bila ada virus polio liar yang masuk melalui makanan misalnya, virus tersebut masih bisa berkembang biak di ususnya, meskipun anak tersebut tidak akan sakit karena ada kekebalan di darah. Namun virus ini bisa menyebar melalui tinja ke anak-anak lain dan menyebabkan kelumpuhan, itulah sebabnya baik vaksin IPV dan OPV keduanya sama penting dan harus diberikan.

    Mengenai pertanyaan Anda, menurut IDAI, memang saat terbaik memberikan IPV adalah bersamaan dengan pemberian DPT3 dan OPV3, karena pada saat ini keadaan antibodi atau ketahanan tubuh yang dimiliki bayi dari ibunya selama masih berada di kandungan mencapai titik terlemahnya sehingga dengan memberikan IPV pada saat tersebut, akan memberikan kekebalan yang paling optimal. Namun pada kasus keterlambatan pemberian vaksin polio, IDAI juga menyampaikan bahwa apabila imunisasi polio yang terlambat harus selalu dilanjutkan dan dilengkapi sesuai jadwal berikutnya, tidak peduli berapapun jarak keterlambatan dari pemberian sebelumnya. Sehingga memang sebaiknya IPV diberikan pada jadwal berikutnya dan tidak ada jeda maksimalnya.

    Kendatipun begitu, kami tetap menyarankan Anda untuk mengomunikasikan hal ini kembali dengan dokter Anak untuk menghindari kesalahpahaman. Sekian yang bisa kami sampaikan, semoga Anda dan keluarga sehat selalu.

    dr. Amadeo D. Basfiansa