Tanya Dokter

  • Penyebab infeksi virus HPV

  •  Martha Sinaga
    Anggota

    siang dok 

    saya mau bertanya apakah seorg wanita yg terinfeksi virus HPV high risk boleh divaksin ? dan apa saja cara utk mencegah virus tersebut tdk berkembang menjadi kanker serviks , sementara bl pasangan setia apakah penyebab lain yg plg mgkn , terimakasih

    Halo Martha, Terima kasih atas pertanyaannya. 

    Human papillomavirus (HPV) adalah virus yang dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker leher rahim. HPV terdiri dari berbagai macam jenis; tidak semua jenis menyebabkan kakner tetapi HPV tipe 16 dan tipe 18 (high risk) yang dapat menyebabkan kanker leher rhaim. HPV ditularkan dari penderita kepada orang lain melalui hubungan seksual atau kontak kulit langsung. Seseorang yang terinfeksi HPV kebanyakan tidak memiliki gejala dan dapat hilang dengan sendirinya karena pada umumnya, sistem kekebalan tubuh manusia mampu melawan infeksi ini sebelum infeksi ini menyebabkan gejala.

    Untuk melindungi seseorang dari infeksi HPV saat ini sudah tersedia vaksin HPV yang terdiri dari dari 3 merk dagang, yang masing-masing berfungsi melawan tipe HPV yang berbeda-beda tetapi semuanya memberikan perlindaungan terhadap HPV high risk. Walaupun seorang wanita sudah terinfeksi HPV, wanita tersebut masih tetap mendapatkan perlindungan terhadap tipe HPV yang berbeda. Dengan demikian wanita tersebut masih disarankan untuk menerima vaksinasi. Disarankan bagi wanita tersebut untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan sebelum menerima vaksinasi HPV. 

    Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa pada umumnya sistem kekebalan tubuh manusia dapat melawan infeksi virus. Yang dapat Anda lakukan adalah dengan terus menjaga kesehatan tubuh Anda dengan memperbanyak konsumsi makanan bergizi, berolahraga dengan teratur, dan menghindari merokok. Jangan lupa untuk terus melakukan skirning terhadap kanker leher rahim (misalnya dengan Pap's smear) secara teratur sesuai dengan anjuran dokter.

    Semoga informasi ini berguna.

    Dr. Aloisia