Lactrin adalah obat yang berfungsi mengencerkan dan membantu mengeluarkan dahak pada saluran pernapasan. Obat ini umumnya diberikan untuk mengatasi batuk berdahak serta gangguan pernapasan lain yang disertai lendir berlebih, seperti bronkitis akut atau kronis, bronkiektasis, dan PPOK. 

Lactrin mengandung erdosteine. Bekerja sebagai mukolitik, obat ini berperan dalam memecah struktur molekul lendir di saluran pernapasan, sehingga dahak menjadi lebih cair dan mudah untuk dikeluarkan saat batuk.

Lactrin

Dengan dahak yang lebih encer, saluran pernapasan menjadi lebih lega dan risiko terjadinya sumbatan atau infeksi lanjutan bisa berkurang. Penggunaan Lactrin pada dewasa dan anak-anak terbukti efektif, tetapi dosis serta cara pakainya harus disesuaikan dengan usia, kondisi, dan kebutuhan masing-masing pasien.

Apa Itu Lactrin

Bahan aktif  Erdosteine 300 mg
Golongan Obat resep
Kategori Obat mukolitik
Manfaat Meredakan batuk berdahak
Digunakan oleh Dewasa 
Lactrin untuk ibu hamil  Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan obat terhadap ibu hamil maupun janin.
Obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, kecuali jika dokter yang menyarankan demikian. 
Lactrin untuk ibu menyusui Belum diketahui apakah kandungan erdosteine dalam Lactrin terserap ke dalam ASI atau tidak
Konsultasikan dengan dokter mengenai pilihan obat lain yang lebih aman untuk ibu menyusui, khususnya jika bayi yang disusui terlahir secara prematur atau usianya kurang dari 1 bulan.
Bentuk obat Kapsul 

Peringatan sebelum Menggunakan Lactrin

Berikut hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan Lactrin untuk mengatasi batuk berdahak: 

  • Sampaikan kepada dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Obat ini tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap kandungan erdosteine. 
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah menderita gangguan hati,penyakit ginjal, atau tukak lambung. 
  • Informasikan kepada dokter bahwa Anda sedang menjalani pengobatan dengan Lactrin apabila Anda berencana untuk menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Pemberian obat ini pada anak usia 2 tahun ke bawah harus atas persetujuan dokter. 
  • Bicarakan dengan dokter bila Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. 
  • Konsultasikan dengan dokter terkait keamanan konsumsi Lactrin bersama obat, suplemen, atau produk herbal tertentu. Hal ini untuk menghindari terjadinya interaksi obat
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Lactrin.
  • Segera kunjungi dokter ketika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan obat ini. 

Dosis dan Aturan Pakai Lactrin

Dosis Lactrin dapat berbeda pada setiap pasien karena harus disesuaikan dengan usia, kondisi medis, dan bagaimana tubuh merespons obat. Pada orang dewasa, dosis yang biasanya dianjurkan ialah 300 mg sebanyak 2–3 kali sehari, dengan lama pengobatan umumnya tidak lebih dari 10 hari. 

Untuk anak berusia di atas 2 tahun, coba konsultasikan kepada dokter perihal penggunaan Lactrin, termasuk dosisnya. Tujuannya agar manfaat dari obat ini bisa diperoleh secara optimal, sementara efek sampingnya terhindarkan. 

Cara Menggunakan Lactrin dengan Benar

Agar efek Lactrin dalam meredakan batuk berdahak memberikan hasil yang optimal, pastikan Anda menggunakan obat ini dengan benar sesuai arahan dokter atau petunjuk yang tertera pada kemasan. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa sepengetahuan dokter. 

Berikut ini adalah cara menggunakan Lactrin yang benar:

  • Minumlah obat ini sebelum atau sesudah makan. 
  • Telan kapsul Lactrin secara utuh dengan segelas air putih. Pastikan untuk tidak membuka kapsul sebelum menelannya.
  • Usahakan untuk mengonsumsi obat ini pada jam yang sama setiap harinya. gpada waktu yang sama setiap harinya. Pasang alarm sebagai pengingat.
  • Jika Anda lupa minum obat ini sesuai jadwal, segera konsumsi begitu teringat. Namun, ketika jadwal minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya. 
  • Simpan Lactrin di tempat kering, sejuk, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.  

Interaksi Lactrin dengan Obat Lain

Informasi mengenai interaksi Lactrin dengan obat, suplemen, atau herbal tertentu masih terbatas. Namun, Anda tetap perlu untuk mewaspadainya sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu ketika ingin mengonsumsi Lactrin bersama dengan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. 

Anda bisa memanfaatkan konsultasi secara online melalui layanan Chat Bersama Dokter

Efek Samping dan Bahaya Lactrin

Obat dengan kandungan erdosteine, seperti Lactrin dapat memicu terjadinya efek samping. Namun, efek samping yang muncul biasanya bersifat ringan dan akan mereda seiring berjalannya waktu. Berikut adalah efek samping dari Lactrin: 

Jika efek samping tersebut tidak juga mereda atau makin memburuk, diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pada beberapa kondisi, penggunaan Lactrin juga dapat menyebabkan munculnya reaksi alergi obat, efek samping serius, atau overdosis. Gejalanya dapat berupa: 

  • Pusing
  • Muka tampak memerah
  • Berkeringat
  • Jantung berdebar
  • Sulit menelan
  • Sulit bernapas
  • Pingsan