Lafalos adalah krim yang bermanfaat untuk meredakan berbagai keluhan nyeri pada otot dan sendi. Krim ini dapat membantu mengurangi pegal linu, sakit punggung, nyeri leher, nyeri kaki, serta sakit akibat keseleo atau terkilir. Lafalos merupakan obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep dokter.
Lafalos mengandung kombinasi bahan aktif kombinasi 55 mg mentol, 14 mg eugenol, dan 102 mg metil salisilat. Gabungan bahan aktif dalam krim ini bekerja dengan cara memberikan sensasi sejuk di kulit yang kemudian berubah menjadi hangat. Hasilnya, keluhan nyeri pada otot dan sendi dapat berkurang dan akhirnya mereda.

Apa Itu Lafalos
| Bahan aktif | Mentol, eugenol, dan metil salisilat |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Obat pereda nyeri otot |
| Manfaat | Meredakan nyeri otot atau nyeri sendi |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Lafalos untuk ibu hamil | Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan obat terhadap ibu hamil maupun janin. |
| Obat ini sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil, kecuali jika disarankan oleh dokter. | |
| Jangan menggunakan obat ini pada usia kehamilan 20 minggu ke atas. | |
| Lafalos untuk ibu menyusui | Konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat ini dan jangan menggunakannya di area payudara. |
| Bentuk obat | Krim |
Peringatan sebelum Menggunakan Lafalos
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan Lafalos antara lain:
- Jangan menggunakan Lafalos jika memiliki alergi terhadap mentol, eugenol, dan metil salisilat. Bila ragu, konsultasikan ke dokter perihal riwayat alergi yang dimiliki.
- Hindarkan Lafalos dari mata, bagian dalam hidung atau mulut, dan alat kelamin. Segera cuci dengan air jika sisa obat di tangan mengenai bagian tersebut.
- Jangan menggunakan Lafalos pada kulit yang mengalami iritasi, luka terbuka, luka bakar, kulit pecah-pecah, atau sunburn.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Lafalos jika Anda sedang atau pernah menderita asma, polip hidung, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, atau tukak lambung.
- Konsultasikan ke dokter perihal penggunaan Lafalos jika Anda sedang menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi antarobat.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Lafalos jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat setelah menggunakan Lafalos.
Dosis dan Aturan Pakai Lafalos
Dosis umum penggunaan Lafalos untuk meredakan nyeri otot atau nyeri sendi adalah:
- Oleskan ke bagian yang hendak diobati sebanyak 3–4 kali sehari.
Cara Menggunakan Lafalos dengan Benar
Baca aturan pakai pada kemasan obat atau ikuti anjuran dokter sebelum menggunakan Lafalos. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Untuk mendapat manfaat maksimal Lafalos, perhatikan cara penggunaan yang benar berikut ini:
- Pastikan bagian yang akan diolesi obat sudah bersih dan kering. Oleskan Lafalos secara tipis-tipis dan merata pada bagian yang diobati.
- Jangan menutup atau membungkus area yang baru saja dioleskan Lafalos dengan perban, kecuali dianjurkan oleh dokter.
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menggunakan Lafalos. Jika digunakan pada area tangan, tunggu setidaknya 30 menit sebelum mencucinya.
- Simpan Lafalos di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Lafalos dengan Obat Lain
Lafalos mengandung metil salisilat. Jika metil salisilat digunakan bersama warfarin atau obat pengencer darah lain, risiko terjadinya perdarahan dapat meningkat.
Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Lafalos bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun, terutama yang dioleskan pada bagian yang sama.
Efek Samping dan Bahaya Lafalos
Lafalos jarang menyebabkan efek samping jika digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan. Namun, pada beberapa orang, metil salisilat dan menthol yang terkandung di dalam Lafalos bisa menyebabkan efek samping, seperti:
- Kemerahan di kulit
- Gatal atau rasa terbakar di kulit
- Kulit mengelupas
Konsultasikan ke dokter lewat chat atau buat janji konsultasi bila efek samping tersebut tidak kunjung mereda. Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Area yang diobati bengkak atau terasa lebih sakit daripada sebelumnya
- Muncul ruam, gatal, atau lepuh, di area kulit yang diobati