Memahami Prosedur Pasang Ring Jantung

Pasang ring jantung (stent jantung) menjadi salah satu pengobatan efektif yang paling umum dilakukan untuk penderita jantung koroner. Penyakit ini merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia.

Kondisi di mana Anda akan dianjurkan untuk melakukan pasang ring jantung adalah di saat arteri koroner Anda dipenuhi banyak plak, sehingga menghalangi aliran pembuluh darah. Biasanya disebabkan karena kadar kolesterol dan zat lain yang menempel pada dinding arteri. Selain dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit jantung koroner, pasang ring jantung juga dilakukan untuk memperbaiki aliran darah pada kasus serangan jantung.

cardiac stent

Beragam gejala sakit jantung yang paling umum adalah nyeri di dada, tangan, bahu kiri, siku, rahang hingga ke punggung. Gejala tambahan lainnya dapat berupa susah bernapas, tidak enak badan, pucat dan keringat dingin.

Memahami Prosedur Pasang Ring Jantung

Ring jantung atau stent yaitu tabung kecil yang dimasukkan untuk membuka sumbatan, sehingga aliran darah tidak lagi terhambat. Stent bisa terbuat dari plastik atau logam. Alat ini juga dapat dilapisi obat untuk menjaga arteri tetap terbuka.

Prosedur pemasangan ring jantung dimulai dengan menyuntikkan anestesi lokal ke area di mana kateter akan dimasukkan. Biasanya kateter dimasukkan melalui pembuluh darah di pangkal paha, lengan, atau leher.

Setelah itu, dokter akan memasukkan kateter dengan stent dan balon di ujungnya, menuju ke arteri koroner yang menyempit. Kateter diarahkan menggunakan monitor dan pewarna khusus sebagai pemandu. Saat kateter sudah berada di area yang menyempit atau tersumbat, maka balon di dalam stent akan mengembang, diikuti pelebaran dinding arteri koroner.

Setelah sumbatan di arteri koroner terbuka dan aliran darah kembali lancar, dokter akan mengempiskan balonnya dan melepaskan kateter. Namun, stent tetap ditinggalkan di arteri koroner agar dapat menjaga aliran darah di tempat tersebut tetap lancar dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada otot jantung Anda.

Setelah itu Anda akan minum obat untuk mencegah pembekuan darah dalam stent. Saat arteri Anda mulai pulih, maka jaringan dinding pembuluh darah akan bergabung dengan stent sehingga arteri semakin kuat.

Manfaat dan Risiko Pasang Ring Jantung

Pasang ring jantung memiliki dampak positif yang dapat meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit jantung koroner. Dalam beberapa kasus, pasang ring jantung juga dapat menjadi solusi alternatif terhadap operasi bypass koroner, karena pasang ring jantung jauh lebih tidak invasif dibandingkan operasi bypass.

Selain itu, waktu pemulihan dengan pasang ring jantung juga jauh lebih cepat. Sementara Anda mungkin perlu waktu enam minggu atau lebih lama untuk pulih dari operasi bypass.

Meski demikian, pasang ring jantung bukanlah obat untuk penyakit jantung. Anda masih harus tetap menjaga pola hidup yang baik dan seimbang, seperti:

  • Berhenti merokok.
  • Mempertahankan berat badan ideal.
  • Mengendalikan kadar kolesterol, diabetes dan tekanan darah tinggi.
  • Melakukan olahraga secara teratur.

Risiko yang bisa terjadi pada pemasangan ring jantung antara lain adalah perdarahan, kerusakan pembuluh darah atau jantung, dan denyut jantung tidak teratur. Terdapat juga kemungkinan terbentuknya gumpalan darah pada stent. Dokter akan memberikan obat untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah ini.

Pasang ring jantung tetap harus mempertimbangkan manfaat dan risiko dari masing-masing pasien. Konsultasikan dengan dokter mengenai tindakan yang terbaik untuk mengatasi kondisi Anda.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi