Mengalami Ketombe Membandel? Ini yang Perlu Kamu Ketahui

Duh, serpihan putih dari kepala alias ketombe, tidak berhenti jatuh di pundak. Apalagi jika kebetulan sedang memakai baju berwarna gelap, tentu ketombe semakin jelas. Ada yang bilang ketombe muncul karena malas mencuci rambut atau menular dari orang lain. Tapi, apa sih sebenarnya penyebab ketombe dan bagaimana cara mengatasinya?

Ketombe berasal dari serpihan sel kulit mati di kepala yang jatuh ke pundak atau permukaan lain, seperti meja. Munculnya ketombe sering disertai rasa gatal, sehingga kamu ingin terus menggaruk kepala.

Mengalami Ketombe Membandel Ini yang Perlu Kamu Ketahui-Alodokter (1)

Berbagai Kondisi Penyebab Ketombe

Semua orang bisa mengalami ketombe. Tetapi kondisi ini lebih sering dialami pria usia dewasa muda, terutama yang memiliki rambut dan kulit kepala berminyak. Sebaliknya kulit kepala yang terlalu kering, juga dapat menyebabkan ketombe. Selain itu, jika salah memilih, sampo yang kamu gunakan justru dapat menjadi penyebab atau memperparah munculnya ketombe.

Jika tiba-tiba kamu berketombe, jangan menuduh teman atau anggota keluargamu menularkan ketombe padamu ya. Ketombe tidak bisa menular, kok. Kamu tidak akan tertular ketombe, dan kamu juga tidak dapat menularkan ketombe ke orang lain. Sebab, serpihan sel kulit dan jamur memang secara alami ada di kulit kepala. Ketombe bisa jadi lebih parah jika pertumbuhan jamur (Malassezia) di kulit kepala meningkat.

Yang perlu diketahui juga, meskipun mungkin kamu sering mengalami rambut rontok dan ketombe di saat bersamaan, tetapi sebenarnya ketombe tidak akan menyebabkan rambutmu rontok.

Apa Sih yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Ketombe?

Sebelum ketombe bertambah parah, kamu bisa menanganinya dengan cara-cara ini.

Mencuci rambut dengan sampo yang tepat

Pilih sampo dengan kandungan ringan untuk mengurangi kadar minyak dan penumpukan sel kulit mati. Kamu kemungkinan perlu mencoba beberapa sampo berbeda untuk tahu mana yang tepat. Hentikan penggunaan sampo yang membuat kulit kepala bertambah gatal, kemerahan, ataupun terasa terbakar. Segera ke dokter jika kamu mengalami reaksi alergi, seperti ruam kemerahan atau bahkan sesak napas.

Berikut ini adalah beberapa bahan yang biasanya terkandung dalam sampo antiketombe:

  • Zinc pyrithione, membantu mengurangi bakteri dan jamur pada kulit kepala penyebab ketombe.
  • Salicylic acid, membantu mengurangi kerak kulit kepala. Tetapi bahan ini dapat menyebabkan kulit kepala kering sehingga ketombe dapat semakin banyak.
  • Selenium sulfide, membantu memperlambat kematian sel kulit kepala dan mengurangi pertumbuhan jamur.

Mengelola stres

Mengelola stres dengan baik dapat membantu mengurangi ketombe. Stres dapat mengganggu kesehatan tubuh secara umum, termasuk menyebabkan timbulnya ketombe di kulit kepala.

Membiarkan rambut terkena paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari kemungkinan bermanfaat untuk kulit kepala. Kamu bisa melakukan aktivitas di luar ruangan selama beberapa saat, tapi sebaiknya hindari berjemur.

Ketombe memang umumnya ringan. Tapi, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter, jika ketombe disertai kulit kepala kemerahan atau berminyak ditutupi dengan sisik putih atau kuning. Kondisi ini disebut dengan dermatitis seboroik, yang juga dapat terjadi di anggota tubuh lain, seperti bagian samping hidung, belakang telinga, alis, tulang dada, ketiak dan  selangkangan.

Kini setelah mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, diharapkan ketombe tidak lagi datang dan kamu bisa jadi lebih percaya diri. Tapi, jika ketombe tidak kunjung sembuh atau terasa semakin mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter, ya.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi