Nebacetin adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri pada kulit, seperti pada luka ringan, luka gores, luka bakar ringan, atau gigitan serangga yang terinfeksi. Obat ini juga dapat digunakan untuk membantu mencegah infeksi pada luka kecil agar tidak memburuk selama proses penyembuhan.
Nebacetin mengandung kombinasi neomycin dan bacitracin yang bekerja dengan cara membunuh serta menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Obat ini tersedia dalam bentuk krim dan harus digunakan sesuai resep serta anjuran dokter.

Apa Itu Nebacetin
| Bahan Aktif | Kombinasi neomycin dan bacitracin |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Kombinasi antibiotik aminoglikosida dan antibiotik polipeptida |
| Manfaat | Mengobati infeksi bakteri pada kulit |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia ≥2 tahun |
| Nebacetin untuk ibu hamil | Kategori D: Ada bukti bahwa neomycin berisiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa. |
| Nebacetin untuk ibu menyusui |
Neomycin dan bacitracin dalam Nebacetin dapat terserap ke dalam ASI dan umumnya aman untuk digunakan oleh ibu menyusui. Jika Anda sedang menyusui, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini. |
| Bentuk obat | Krim |
Peringatan sebelum Menggunakan Nebacetin
Sebelum memakai Nebacetin, penting untuk memahami hal-hal berikut agar hasil pengobatan aman dan efektif:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Nebacetin tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap neomycin, bacitracin atau antibiotik topikal lainnya. Jika Anda pernah mengalami reaksi alergi serius akibat obat apa pun, sampaikan juga hal tersebut kepada dokter.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit ginjal, gendang telinga pecah, atau gangguan gerak, seperti lemah otot, penyakit Parkinson, atau myasthenia gravis.
- Pastikan untuk memberitahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Beri tahu dokter semua obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda gunakan, termasuk obat oles kulit lainnya.
- Jangan mengoleskan Nebacetin ke area selangkangan atau kelamin anak tanpa anjuran dokter.
- Jangan menggunakan Nebacetin lebih dari 1 minggu karena obat ini tidak digunakan untuk jangka panjang.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius selama menggunakan Nebacetin.
Dosis dan Aturan Pakai Nebacetin
Penggunaan Nebacetin harus mengikuti petunjuk dokter karena dosis dan frekuensi pemakaian dapat berbeda, tergantung usia dan kondisi kulit. Umumnya, obat ini digunakan dengan cara dioleskan tipis-tipis ke bagian kulit yang bermasalah sebanyak 1-3 kali sehari.
Jika kondisi membaik, pemakaian bisa dikurangi menjadi 1 kali sehari. Gunakan maksimal 7 hari untuk dewasa dan 5 hari untuk anak usia 2 tahun ke atas, kecuali jika dokter memberi arahan lain.
Jika infeksi tidak menunjukkan perbaikan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Cara Menggunakan Nebacetin dengan Benar
Gunakan Nebacetin sesuai anjuran dokter dan aturan pakai pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Agar manfaat Nebacetin dapat dirasakan secara maksimal, penting untuk menggunakannya dengan cara yang tepat. Berikut panduannya:
- Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menggunakan Nebacetin, kecuali jika area tangan merupakan bagian yang diobati. Jika krim digunakan pada tangan, tunggu sekitar 30 menit sebelum mencucinya agar obat dapat bekerja optimal.
- Bersihkan dan keringkan area kulit yang terinfeksi sebelum mengoleskan obat.
- Oleskan Nebacetin tipis-tipis pada permukaan kulit yang sakit, dan jangan sampai mengenai mata, hidung, atau mulut. Jika area tersebut terkena obat, bilas dengan air bersih.
- Hindari penggunaan di area wajah, terutama sekitar mata, luka terbuka yang luas atau luka bakar kecuali jika dianjurkan oleh dokter.
- Gunakan Nebacetin pada waktu yang sama setiap harinya. Jika lupa, segera oleskan begitu teringat. Namun, bila waktu penggunaan berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
- Jangan gunakan Nebacetin lebih dari 7 hari tanpa pengawasan dokter karena berisiko menimbulkan infeksi sekunder atau iritasi kulit.
- Jangan gunakan Nebacetin yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat ini tidak boleh digunakan lebih dari 3 bulan setelah kemasan dibuka.
- Simpan Nebacetin di tempat sejuk, kering, terhindar dari sinar matahari langsung, dan jauh dari jangkauan anak-anak.
Jika setelah seminggu pemakaian Nebacetin kulit masih belum membaik, sebaiknya langsung tanyakan ke dokter lewat Chat Bersama Dokter agar Anda mendapatkan saran yang sesuai.
Interaksi Nebacetin dengan Obat Lain
Belum diketahui secara pasti interaksi antara Nebacetin dengan obat-obatan lain. Namun, risiko interaksi obat tetap ada jika Nebacetin digunakan bersama dengan produk lain di area kulit yang sama. Interaksi tersebut antara lain:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping pada ginjal, telinga, atau sistem saraf jika digunakan bersama antibiotik tertentu, seperti amikacin, kanamycin, streptomycin, atau tobramycin.
- Peningkatan risiko terjadinya iritasi kulit jika digunakan bersamaan dengan obat topikal lain yang mengandung bahan iritatif atau pengelupas.
Hindari penggunaan obat lain yang berbentuk krim, salep, atau lotion pada area yang sama tanpa petunjuk dokter.
Untuk menghindari efek samping atau iritasi yang tidak diinginkan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan Nebacetin bersamaan dengan produk kulit lainnya.
Efek Samping dan Bahaya Nebacetin
Penggunaan Nebacetin umumnya aman. Namun segera periksakan diri ke dokter jika muncul efek samping berikut selama pemakaian Nebacetin, seperti:
- Iritasi ringan di area kulit yang diobati
- Kemerahan, gatal, atau sensasi terbakar ringan
- Kulit menjadi kering atau mengelupas
Periksakan ke dokter jika efek samping di atas tak kunjung reda atau memburuk. Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi Alodokter atau buat janji konsultasi di rumah sakit.
Hentikan penggunaan Nebacetin dan segera ke dokter bila Anda mengalami efek samping serius, seperti:
- Reaksi alergi berat, seperti bengkak, ruam luas, atau sesak napas
- Infeksi sekunder pada kulit akibat penggunaan jangka panjang, terutama jika dioles pada area luas
- Tanda infeksi yang menyebar atau semakin parah