Memilih obat batuk untuk ibu hamil tidak boleh sembarangan. Ini karena salah dalam menggunakan obat bisa berdampak pada janin yang tengah dikandung. Oleh karena itu, ketika sedang batuk, ibu hamil perlu memilih obat yang dapat mengatasi batuk dengan efektif sekaligus aman bagi janin.

Saat hamil, sistem kekebalan tubuh cenderung agak melemah sehingga ibu hamil bisa mudah terserang penyakit, seperti flu dan batuk. Untuk mengatasi kondisi ini, obat batuk untuk ibu hamil yang tersedia di apotek bisa dikonsumsi sebagai petolongan pertama.

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Rekomendasi Obat Batuk untuk Ibu Hamil di Apotek

Perlu diperhatikan, obat batuk untuk ibu hamil harus mengandung bahan yang sudah dipastikan aman bagi ibu dan janin. Berikut ini adalah rekomendasi merek obat batuk untuk ibu hamil yang bisa Anda pilih:

Rexcof

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Rexcof di Sini

Rexcof adalah obat batuk untuk ibu hamil yang dapat digunakan untuk mengatasi batuk berdahak. Obat ini mengandung bahan aktif bromhexine yang tergolong aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Kandungan bromhexine di dalam Rexcof bekerja sebagai ekspektoran yang bisa mengencerkan dahak. Dengan begitu, dahak menjadi lebih mudah dikeluarkan dan napas bisa terasa lebih lega.

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet. Dosis umum obat ini untuk ibu hamil adalah 1 tablet, 3 kali sehari.

Benadryl

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Benadryl di Sini

Benadryl bermanfaat untuk meredakan batuk dan gejala flu, seperti bersin, hidung dan tenggorokan gatal, serta mata berair. Obat ini mengandung kombinasi diphenhydramine dan amonium klorida. Tidak hanya itu, obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi batuk akibat reaksi alergi.

Diphenhydramine merupakan antihistamin yang bekerja menghambat zat penyebab reaksi alergi dan menekan batuk. Sementara itu, amonium klorida berperan sebagai ekspektoran yang dapat membuat dahak encer dan lebih mudah dikeluarkan.

Benadryl tersedia dalam bentuk sirop. Obat batuk untuk ibu hamil ini umumnya bisa dikonsumsi sebanyak 10 ml atau 2 sendok takar, 3–4 kali sehari.

Mucohexin

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Mucohexin di Sini

Mucohexin merupakan salah satu pilihan obat batuk untuk ibu hamil. Obat dengan kandungan bromhexine ini dapat meredakan batuk yang disertai dahak.

Bromhexine merupakan ekspektoran yang bekerja mengencerkan dahak yang lengket di saluran pernapasan. Alhasil, dahak mudah dikeluarkan saat batuk. Mucohexina tersedia dalam bentuk tablet. Ibu hamil yang sedang batuk dapat mengonsumsi obat ini 1 tablet, 3 kali sehari.

Inadryl

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Inadryl di Sini

Inadryl dapat digunakan untuk meredakan batuk berdahak pada ibu hamil. Obat ini memiliki kandungan aktif diphenhydramine dan amonium klorida. Kombinasi bahan-bahan ini bisa mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Obat batuk untuk ibu hamil ini juga dilengkapi kandungan menthol. Kandungan ini dapat memberikan efek dingin dan menenangkan di mulut dan tenggorokan. Dengan begitu, napas terasa lebih lega.

Inadryl tersedia dalam bentuk sirop. Dosis umum penggunaan obat ini untuk ibu hamil adalah 10 ml (2 sendok takar), 3 kali sehari.

Madu TJ

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Madu TJ di Sini

Madu Murni TJ merupakan obat batuk alami yang manjur mengatasi keluhan batuk, baik batuk kering maupun berdahak. Obat batuk untuk ibu hamil ini mengandung madu yang baik untuk kesehatan.

Kandungan madu di dalam Madu Murni TJ mampu mengurangi pembentukan lendir atau dahak di saluran napas. Madu juga bisa mengurangi peradangan dan iritasi di tenggorokan sehingga dapat digunakan untuk meredakan batuk yang disertai sakit tenggorokan.

Madu Murni TJ bisa dikonsumsi dengan cara dicampur dengan air maupun teh hangat atau diminum langsung. Dosis umum Madu Murni TJ untuk ibu hamil adalah 1–2 sendok teh sehari.

Decadryl

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Decadryl di Sini

Decadryl bisa menjadi pilihan untuk meredakan batuk berdahak akibat alergi pada ibu hamil. Obat batuk untuk ibu hamil ini mengandung bahan aktif diphenhydramine dan amonium klorida.

Kandungan diphenhydramine di dalam Decadryl bekerja dengan menghambat zat penyebab reaksi alegi. Sementara itu, amonium klorida bekerja mengencerkan dahak agar mudah dikeluarkan saat batuk.

Decadryl tersedia dalam bentuk sirop. Obat ini bisa dikonsumsi 5–10 ml (1–2 sendok takar), tiap 2 atau 3 jam. Perlu diperhatikan, obat ini tidak boleh diminum lebih dari 14 sendok takar per hari.

Cooling 5

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Cooling 5 di Sini

Cooling 5 berguna untuk meredakan batuk, serta sakit tenggorokan akibat iritasi mulut dan tenggorokan. Obat batuk untuk ibu hamil ini mengandung bahan aktif phenol.

Kandungan phenol di dalam obat ini berperan sebagai antiseptik yang mampu membunuh kuman penyebab infeksi. Phenol juga bisa memberikan sensasi dingin yang membuat tenggorokan terasa lebih segar.

Obat ini digunakan dengan cara disemprotkan ke tenggorokan. Semprotkan Cooling 5 sebanyak 2–3 semprot ke dalam rongga mulut, tiap 3 jam sekali sampai gejala mereda.

Ikadryl

8 Obat Batuk untuk Ibu Hamil yang Aman dan Efektif - Alodokter

Beli Ikadryl di Sini

Ikadryl dapat digunakan untuk meredakan batuk berdahak, terutama batuk yang disebabkan oleh alergi. Obat ini terdiri dari kombinasi diphenhydramine dan amonium klorida.

Kandungan amonium klorida di dalam Ikadryl bekerja mengencerkan dahak di saluran pernapasan. Cara kerja ini membuat dahak lebih mudah dikeluarkan sehingga ibu tidak perlu batuk-batuk dengan kuat untuk mengeluarkan dahak.

Ikadryl tersedia dalam bentuk sirop. Dosis penggunaan obat batuk untuk ibu hamil ini adalah sebanyak 5–10 ml (1–2 sendok takar), 3–4 kali sehari.

Macam-macam obat batuk untuk ibu hamil di atas bisa menjadi pilihan untuk mengatasi batuk pada ibu hamil. Jika dalam 3 minggu keluhan batuk tidak kunjung sembuh, bahkan setelah minum obat, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau batuk yang disertai demam, nyeri dada, kesulitan bernapas, atau dahak berwarna kuning kehijauan maupun disertai darah.