Pencegahan otitis media penting untuk mengurangi risiko infeksi pada telinga tengah, terutama pada anak-anak yang lebih rentan. Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat, telinga dapat tetap sehat, nyaman, dan risiko komplikasi bisa diminimalkan, baik untuk anak maupun orang dewasa.

Pencegahan Otitis Media pada Anak

Anak-anak, khususnya usia balita, lebih rentan terkena otitis media karena saluran eustachius masih pendek dan belum berkembang sempurna. Agar Si Kecil terhindar dari infeksi telinga tengah, beberapa langkah pencegahan berikut dapat dilakukan:

1. Lengkapi imunisasi

Pastikan anak mendapatkan vaksin pneumokokus, vaksin influenza, serta imunisasi lain sesuai jadwal yang dianjurkan dokter. Vaksin ini membantu menurunkan risiko infeksi yang dapat memicu otitis media.

2. Jauhkan anak dari paparan asap rokok

Paparan asap rokok meningkatkan risiko terjadinya otitis media pada anak. Oleh karena itu, usahakan lingkungan rumah tetap bebas asap rokok maupun polusi udara lainnya.

3. Berikan ASI eksklusif

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi sehingga risiko infeksi, termasuk otitis media, menjadi lebih rendah.

4. Atur posisi saat minum susu dari botol

Jika anak menggunakan botol susu, posisikan tubuhnya dalam keadaan duduk atau setengah duduk. Posisi ini membantu mencegah cairan masuk ke saluran telinga melalui tuba eustachius.

5. Hindari kebiasaan minum susu sambil tidur

Membiarkan anak tertidur sambil mengisap botol atau minum susu dalam posisi berbaring dapat meningkatkan risiko infeksi telinga tengah.

6. Jaga kebersihan tangan dan mainan anak

Kebiasaan mencuci tangan dan membersihkan mainan secara rutin dapat mencegah penularan kuman penyebab infeksi saluran pernapasan yang berujung pada otitis media.

Pencegahan Otitis Media pada Orang Dewasa

Meski lebih jarang terjadi, otitis media juga dapat dialami oleh orang dewasa. Untuk menurunkan risikonya, Anda dapat menerapkan langkah-langkah berikut:

Jaga kebersihan tangan

Mencuci tangan secara rutin penting untuk mencegah penyebaran kuman penyebab infeksi saluran pernapasan dan telinga.

Segera tangani infeksi saluran pernapasan

Pilek, radang tenggorokan, atau sinusitis yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebar ke telinga tengah. Oleh karena itu, segera lakukan pengobatan sesuai anjuran dokter.

Kelola alergi dengan baik

Bagi penderita alergi, penting untuk menjaga agar alergi tetap terkontrol karena peradangan dapat memengaruhi fungsi saluran eustachius dan memicu otitis media.

Jaga kesehatan telinga

Hindari membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda tajam karena dapat melukai saluran telinga dan meningkatkan risiko infeksi.

Jauhi asap rokok

Selain berdampak buruk bagi paru-paru, asap rokok juga dapat mengiritasi saluran telinga dan meningkatkan risiko infeksi.

Gunakan pelindung telinga bila diperlukan

Jika sering berenang atau bekerja di lingkungan berdebu, gunakan penutup telinga untuk mencegah masuknya air dan kotoran ke dalam telinga.

Dengan menerapkan pencegahan otitis media secara konsisten, risiko infeksi telinga tengah dapat dikurangi pada anak maupun orang dewasa. Jika mulai muncul keluhan seperti nyeri telinga, demam, atau rasa penuh di telinga, disarankan untuk segera mencari saran medis, baik melalui konsultasi langsung maupun Chat Bersama Dokter.

Namun, bila gejala bertambah berat, disertai keluarnya cairan dari telinga atau penurunan pendengaran, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter THT agar penanganan yang tepat dapat segera diberikan.