Batuk berdahak bisa sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Untuk meredakannya, ada beberapa pilihan obat batuk berdahak yang bisa Anda gunakan, baik yang bersifat alami maupun obat resep. Pokoknya, jangan ada dahak di antara kita, ya!

Batuk merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan lendir, zat iritatif, kotoran, dan kuman melalui mulut atau hidung. Tujuannya adalah untuk membersihkan dan melancarkan saluran pernapasan. Batuk bisa dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu batuk kering dan batuk berdahak.

Pilihan Obat Batuk Berdahak yang Ampuh - Alodokter

Batuk berdahak adalah jenis batuk yang disertai dengan dahak atau lendir. Saat mengalami batuk berdahak, dahak atau lendir dari saluran pernapasan menumpuk di tenggorokan sehingga dapat mengganggu pernapasan.

Batuk berdahak umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri pada saluran pernapasan, misalnya pada penyakit flu, ISPA, pneumonia, dan bronkitis, paparan polusi atau asap rokok, serta asma dan PPOK.

Obat Batuk Berdahak yang Bisa Ditemukan di Rumah

Batuk berdahak yang disebabkan oleh infeksi virus biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun, jika batuk berdahak sangat mengganggu aktivitas, Anda bisa mengonsumsi obat untuk meredakannya.

Ada beberapa bahan-bahan alami yang ampuh digunakan sebagai obat batuk berdahak. Berikut ini adalah beberapa macam obat batuk berdahak alami yang bisa Anda temukan di rumah:

Air putih

Batuk berdahak sering kali disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan, seperti flu dan ISPA. Untuk mengurangi iritasi pada saluran pernapasan dan melancarkan pengeluaran dahak, perbanyaklah minum air putih, terutama air hangat.

Ketika batuk, Anda disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas per hari. Selain untuk meredakan batuk, memperbanyak minum air putih juga dapat mencegah dehidrasi.

Nanas

Nanas mengandung bromelain yang berkhasiat untuk mengatasi batuk, termasuk batuk berdahak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa zat bromelain pada nanas mampu meringankan batuk dan mengurangi dahak yang menumpuk di tenggorokan.

Untuk mendapatkan khasiat nanas tersebut, Anda bisa mengonsumsi beberapa potong nanas atau jus nanas segar.

Madu

Madu mengandung zat antibakteri dan antioksidan yang mampu mengatasi infeksi dan iritasi di saluran pernapasan, sehingga dapat meredakan batuk. Selain itu, madu juga dapat membantu mengencerkan dahak. Itulah alasan mengapa madu dianggap sebagai obat batuk alami yang efektif.

Untuk membantu meredakan batuk, Anda dapat mengonsumsi 2 sendok madu secara langsung atau mencampurnya dengan secangkir air hangat, teh hangat, atau air lemon. Namun, perlu Anda ingat, madu tidak boleh diberikan kepada anak yang masih berusia di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan terjadinya botulisme.

Selain tiga bahan alami di atas, Anda bisa minum teh hangat yang dicampur daun mint atau berkumur dengan air garam untuk membantu meredakan batuk berdahak.

Obat Batuk Berdahak yang Terbukti secara Medis

Bila obat batuk alami tidak efektif meredakan batuk berdahak, Anda bisa menggunakan obat batuk yang dijual bebas maupun yang diresepkan oleh dokter. Berikut ini adalah jenis obat-obatan medis yang bisa digunakan untuk meredakan batuk berdahak:

Mukolitik

Obat batuk jenis mukolitik berfungsi untuk mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Salah satu kandungan obat batuk jenis mukolitik yang sering digunakan adalah bromhexine.

Ekspektoran

Obat batuk jenis ekspektoran dapat merangsang pengeluaran dahak dari saluran napas sekaligus mengencerkan dahak. Obat ini dapat membuat pernapasan terasa lebih lega. Contoh kandungan obat batuk yang termasuk jenis ekspektoran adalah guaifenesin.

Obat batuk yang mengandung bromhexine dan guaifenesin tidak menyebabkan kantuk, sehingga Anda tetap bisa beraktivitas seperti biasa setelah mengonsumsinya. Obat batuk ini juga dapat Anda beli tanpa resep dokter.

Selain kedua jenis obat tersebut, batuk berdahak juga dapat diatasi dengan antibiotik. Namun, antibiotik hanya digunakan untuk mengatasi batuk berdahak yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Antibiotik juga tidak boleh digunakan sembarangan dan hanya bisa didapatkan melalui resep dokter.

Batuk berdahak yang disebabkan oleh virus umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1–3 minggu. Untuk meredakan keluhannya dan membantu pengeluaran dahak agar batuk cepat sembuh, Anda bisa mengonsumsi obat alami maupun obat bebas untuk batuk berdahak.

Namun, bila batuk yang Anda alami tidak kunjung membaik setelah 3 minggu, semakin parah, atau disertai demam, nyeri dada, sesak napas, atau batuk berdarah, segeralah periksakan ke dokter.