Recustein adalah obat mukolitik untuk membantu mengencerkan dan mengeluarkan dahak pada kondisi batuk berdahak, bronkitis, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Recustein hanya dapat diperoleh melalui resep dokter.

Kandungan erdosteine dalam Recustein bekerja dengan memecah struktur mukus atau lendir di saluran pernapasan, sehingga dahak menjadi lebih cair dan mudah dikeluarkan lewat batuk. 

Recustein

Tak hanya itu, Recustein juga bersifat antioksidan, yang berarti dapat melindungi sel-sel paru dari kerusakan akibat radikal bebas. Efeknya, konsumsinya juga dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran napas berulang. 

Penggunaan Recustein umumnya dianjurkan untuk mempercepat pemulihan pada infeksi saluran napas bawah dengan produksi lendir yang kental dan banyak.  Recustein hanya bisa diperoleh dengan resep dokter setelah pasien menjalani konsultasi langsung atau via daring

Apa Itu Recustein

Bahan aktif  Erdosteine 300 mg
Golongan Obat resep
Kategori Obat mukolitik
Manfaat Meredakan batuk berdahak akibat bronkitis, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) 
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Recustein untuk ibu hamil  Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan obat terhadap ibu hamil maupun janin.
Ibu hamil tidak boleh menggunakan Recustein, kecuali bila memang dianjurkan oleh dokter.
Recustein untuk ibu menyusui Recustein sebaiknya tidak digunakan oleh ibu menyusui, kecuali atas saran dari dokter.
Bentuk obat Kapsul 

Peringatan sebelum Menggunakan Recustein

Meski efektif dalam mengatasi batuk berdahak, penggunaan Recustein tetap perlu dilakukan dengan hati-hati agar manfaatnya bisa diperoleh dengan maksimal dan terhindar dari efek samping. 

Oleh karena itu, sebelum menggunakan Recustein, perhatikan hal-hal berikut ini: :

  • Informasikan kepada dokter mengenai alergi yang pernah Anda alami sebelumnya. Orang yang alergi dengan erdosteine tidak boleh minum Recustein.
  • Bicarakan dengan dokter apabila Anda memiliki riwayat penyakit tukak lambung, gangguan fungsi ginjal, atau gangguan hati. 
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi Recustein jika akan menjalani tindakan medis atau operasi apa pun, termasuk operasi gigi.
  • Jangan berikan obat ini kepada anak berusia 2 tahun ke bawah, kecuali atas persetujuan dokter.
  • Sampaikan kepada dokter bahwa Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil.
  • Diskusikan dengan dokter perihal obat, suplemen, atau produk herbal tertentu yang sedang atau akan digunakan bersamaan dengan Recustein. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat. 
  • Segera hubungi dokter ketika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah minum Recustein.

Dosis dan Aturan Pakai Recustein

Jumlah dosis Recustein ditentukan secara individual, tergantung pada usia pasien dan kondisi medis yang mendasarinya. Namun, untuk orang dewasa, dosis umum konsumsinya adalah 1 kapsul, 2–3 kali sehari dengan durasi pengobatan maksimal selama 10 hari. 

Cara Menggunakan Recustein dengan Benar

Supaya kinerja Recustein dalam meredakan batuk bisa optimal, obat ini harus digunakan dengan benar. Jangan mengubah dosis obat tanpa persetujuan dokter. Berikut cara penggunaan Recustein yang dianjurkan:

  • Konsumsilah obat ini sebelum atau sesudah makan.
  • Telan kapsul Recustein secara utuh dengan bantuan air putih.  
  • Jadwalkan konsumsi Recustein pada waktu yang sama setiap harinya. Pasang alarm sebagai pengingat.
  • Jika Anda lupa minum obat ini sesuai jadwal, segera konsumsi Recustein begitu teringat. Namun, bila waktu minum obat selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis berikutnya. 
  • Simpan Recustein di tempat bersuhu ruang, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.  

Interaksi Recustein dengan Obat Lain

Hingga saat ini, belum ada laporan pasti mengenai interaksi Recustein dengan obat lain. Meski begitu, demi keamanan pengobatan dan menghindari terjadinya interaksi obat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu bersamaan dengan Recustein. 

Efek Samping dan Bahaya Recustein

Berikut adalah beberapa efek samping dari Recustein: 

Efek samping tersebut biasanya akan mereda seiring berjalannya waktu. Namun, jika makin parah atau tidak juga mereda, sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Anda perlu segera berkunjung ke dokter ketika muncul reaksi alergi obat, efek samping serius, atau gejala overdosis berikut ini:

  • Pusing parah
  • Berkeringat secara berlebih
  • Muka memerah
  • Sulit menelan
  • Sulit bernapas
  • Jantung berdebar
  • Pingsan atau seperti akan pingsan